beranda

Rabu, 01 Juni 2011

Atlantis negeri tropis yang diapit 2 tiang penyangga dunia (gunung Toba dan gunung Krakatau)


Kalangan akademisi modern telah menemukan dalam perjalanan sejarah geologi pernah terjadi beberapa kali kepunahan, dan nyaris memusnahkan segala makhluk hidup. Banyak sekali pembuktian secara langsung tentang perubahan bencana bumi yang berkala. Dilihat dari bukti yang telah ditemukan, bahwa peradaban manusia prasejarah pernah mengalami kepunahan karena berbagai macam perubahan alam dan bencana, seperti gempa bumi, banjir, gunung berapi, tabrakan benda angkasa (termasuk meteorit dan komet), pergerakan naik turun lempeng daratan, perubahan cuaca yang tiba-tiba, dsb.

Sebagai contoh kasus, Atlantis pernah menjadi sebuah daratan yang memiliki peradaban tinggi manusia, namun tenggelam ke dasar lautan dalam sebuah bencana gempa bumi yang dahsyat pada 11.600 tahun silam. Hal itu membentuk sebuah zona di laut China selatan sekarang, laut di daerah ini sangat dangkal, kedalamannya rata-rata hanya 60 meter lebih. Hanya puncak gunung tertinggi di daratan waktu itu yang tersisa di atas permukaan laut, yaitu yang sekarang terletak di negeri kita, Indonesia.


Atlantis berada di kawasan tropis pada zaman es Pleistosen, berlimpah sumber daya alam, seperti timah, tembaga, seng, perak, emas, berbagai macam buah-buahan, padi, rempah-rempah, gajah raksasa, hutan dengan berbagai jenis pohon, sungai, danau, dan saluran irigasi.
—Plato (Filosof Terbesar Yunani) 
“Tanah Atlantis adalah tanah yang terbaik di dunia dan karenanya mampu menampung pasukan dalam jumlah besar.” (Critias)

“Tanah itu juga mendapatkan keuntungan dari curah hujan tahunan, memiliki persediaan yang melimpah di semua tempat.” (Critias)


“Orichalcum bisa digali di banyak wilayah di pulau itu. Pada masa itu Orichalcum lebih berharga dibanding benda berharga apapun, kecuali emas. Di pulau itu juga banyak terdapat kayu untuk pekerjaan para tukang kayu dan cukup banyak persediaan untuk hewan-hewan ternak ataupun hewan liar, yang hidup di sungai ataupun darat, yang hidup di gunung ataupun dataran. Bahkan di pulau itu juga terdapat banyak gajah” (Critias)
“Pada masa itu, wilayah Atlantis didiami oleh berbagai kelas masyarakat. Ada tukang batu, tukang kayu, ada suami-suami dan para prajurit. Bagi para prajurit, mereka mendapat wilayah sendiri dan semua keperluan untuk kehidupan dan pendidikan disediakan dengan berlimpah. Mereka tidak pernah menganggap bahwa kepunyaan mereka adalah milik mereka sendiri. Mereka menganggapnya sebagai kepunyaan bersama. Mereka juga tidak pernah menuntut makanan lebih banyak dari yang dibutuhkan.” (Critias)
“Mereka tidak memuja emas dan perak karena bagi mereka, semua itu tidak ada gunanya. mereka juga membangun rumah sederhana dimana anak-anak mereka dapat bertumbuh.” (Critias)

‘Inilah cara mereka hidup, mereka menjadi penjaga kaum mereka sendiri dan menjadi pemimpin bagi seluruh kaum Helenis yang dengan sukarela menjadi pengikut mereka. Lalu mereka juga menjaga jumlah perempuan dan laki-laki dalam jumlah yang sama untuk berjaga-jaga bila terjadi perang. Dengan cara inilah mereka mengelola wilayah mereka dan seluruh wilayah Hellas dengan adil. Atlantis menjadi sangat termashyur di seluruh Eropa dan Asia karena ketampanan dan kebaikan hati para penduduknya.” (Critias)
“Mereka membangun kuil, istana dan pelabuhan-pelabuhan. Mereka juga mengatur seluruh wilayah dengan susunan sebagai berikut : pertama mereka membangun jembatan untuk menghubungkan wilayah air dengan daratan yang mengelilingi kota kuno. Lalu membuat jalan dari dan ke arah istana. Mereka membangun istana di tempat kediaman dewa-dewa dan nenek moyang mereka yang terus dipelihara oleh generasi berikutnya. Setiap raja menurunkan kemampuannya yang luar biasa kepada raja berikutnya hingga mereka mampu membangun bangunan yang luar biasa besar dan indah.” (Critias)
“9.000 tahun adalah jumlah tahun yang telah berlangsung sejak perang yang terjadi antara mereka yang berdiam di luar pilar-pilar Herkules dengan mereka yang berdiam di dalamnya. Perang inilah yang akan aku deskripsikan.” (Critias)

“Pasukan yang satu dipimpin oleh kota-kota Athena. Di pihak lain, pasukannya dipimpin langsung oleh raja-raja dari Atlantis, yaitu seperti yang telah aku jelaskan, sebuah pulau yang lebih besar dibanding gabungan Libya dan Asia, yang kemudian dihancurkan oleh sebuah gempa bumi dan menjadi tumpukan lumpur yang menjadi penghalang bagi para penjelajah yang berlayar ke bagian samudera yang lain.” (Critias)
“Banyak air bah yang telah terjadi selama 9.000 tahun, yaitu jumlah tahun yang telah terjadi ketika aku berbicara. Dan selama waktu itu juga telah terjadi banyak perubahan. Tidak pernah terjadi dalam sejarah begitu banyak akumulasi tanah yang jatuh dari pegunungan di satu wilayah. Namun tanah telah berjatuhan dan menimbun wilayah Atlantis dan menutupinya dari pandangan mata.” (Critias)
“Karena hanya dalam semalam, hujan yang luar biasa lebat menyapu bumi dan pada saat yang bersamaan terjadi gempa bumi. Lalu muncul air bah yang menggenang seluruh wilayah.” (Critias)


“Namun sesudah itu, muncul gempa bumi dan banjir yang dashyat. Dan dalam satu hari satu malam, semua penduduknya tenggelam ke dalam perut bumi dan pulau Atlantis lenyap ke dalam samudera luas. Dan karena alasan inilah, bagian samudera disana menjadi tidak dapat dilewati dan dijelajahi karena ada tumpukan lumpur yang diakibatkan oleh kehancuran pulau tesebut.” (Timaeus)
Dalam kutipan diatas, Atlantis digambarkan memiliki tanah subur dan curah hujan yang cukup tinggi, sehingga menguntungkan alamnya menjadi alam yang subur dan kaya akan vegetasi, ditambah lagi, di Atlantis pun terdapat Gajah. Kalo baca sekilas sih, si Atlantis ini terletak di sekitar khatulistiwa, yang notabene Atlantis adalah negara tropis.

Berdasarkan cerita Plato, Atlantis merupakan negara makmur yang bermandi matahari sepanjang waktu. Dasar inilah yang menjadi salah satu teori mengenai keberadaan Atlantis di Indonesia. Perlu dicatat bahwa Atlantis berjaya saat sebagian besar dunia masih diselimuti es di mana temperatur bumi kala itu diperkirakan lebih dingin 15 derajat Celsius daripada sekarang. Wilayah yang bermandi sinar matahari sepanjang waktu pastilah berada di garis khatulistiwa dan Indonesia memiliki prasyarat untuk itu. Dalam cerita yang dituturkan Plato, Atlantis juga digambarkan menjadi pusat peradaban dunia dari budaya, kekayaan alam, ilmu/teknologi, bahasa, dan lain-lain.
Atlantis adalah negeri tropis berlimpah mineral dan kekayaan hayati. Namun kemudian, segala kemewahan itu lenyap, tersapu bencana mahabesar yang memisahkan Jawa dari Sumatra, menenggelamkan lebih dari separuh wilayah Nusantara. Gunung Berapi Krakatau menjadi sumber bencana global tersebut (diperkirakan terjadi 11.600 tahun yang lalu). Ia meletus, menimbulkan rentetan gempa dan tsunami mahadahsyat, seratus kali lebih besar dari bencana Aceh 2004


Tapi yang menarik adalah kenapa peradaban dan kebudayaan yang sebegitu maju dan (yang digambarkan) sempurna itu lenyap dalam (katanya) satu malam saja..?? Yah, ternyata di balik kesuburan dan kemajuannya, Atlantis pun memiliki potensi bencana yang tinggi. Disebutkan Atlantis memiliki beberapa gunung berapi besar (mungkin ini juga salah satu faktor mengapa tanah di Atlantis ini subur). 

.Teori Plato menerangkan bahwa Atlantis merupakan benua yang hilang akibat letusan gunung berapi yang secara bersamaan meletus. Pada masa itu sebagian besar bagian dunia masih diliput oleh lapisan-lapisan es (era Pleistocene). Dengan meletusnya berpuluh-puluh gunung berapi secara bersamaan yang notabene daratan di bumi yang sebagian besar wilayahnya memiliki banyak gunung berapi aktif hanya  di wilayah Indonesia (dulu) itu, maka tenggelamlah sebagian benua dan diliput oleh air asal dari es yang mencair. Di antaranya letusan gunung Meru di India Selatan dan gunung Semeru/Sumeru/Mahameru di Jawa Timur. Lalu letusan gunung berapi di Sumatera yang membentuk Danau Toba dengan pulau Somasir, yang merupakan puncak gunung yang meletus pada saat itu. Letusan yang paling dahsyat di kemudian hari adalah gunung Krakatau (Krakatoa) yang memecah bagian Sumatera dan Jawa dan lain-lainnya serta membentuk selat dataran Sunda.

Alasan inilah Indonesia memiliki syarat menjadi lokasi peradaban Atlantis yang hilang karena Indonesia juga berada di antara dua samudera. Jika terdapat begitu banyak kemungkinan Indonesia menjadi lokasi sesungguhnya Atlantis lalu, mengapa selama ini nama Indonesia jarang disebut-sebut dalam referensi Atlantis? Hal ini disebabakan  keengganan Dunia Barat melakukan ekspedisi ataupun mengakui Indonesia sebagai wilayah Atlantis adalah karena hal itu akan mengubah catatan sejarah tentang siapa penemu peradaban. Dengan adanya sejumlah bukti mengenai keberadaan Atlantis di Indonesia maka teori yang mengatakan Barat sebagai penemu dan pusat peradaban dunia akan hancur. Disamping itu banyak peneliti selama ini terkecoh dengan nama Atlantis. Mereka melihat kedekatan nama Atlantis dengan Samudera Atlantik yang terletak di antara Eropa, Amerika dan Afrika. Padahal pada masa kuno hingga era Christoper Columbus atau sebelum ditemukannya Benua Amerika, Samudra Atlantik yang dimaksud adalah terusan Samudra Pasifik dan Hindia.



Gambar Atlantis berdasarkan deskripsi Plato

Walupun sebagian orang menganggap Benua Atlantis hanya dongeng belaka, tak kurang ribuan buku dan puluhan film membahas atau menyinggung tentang keberadaan Atlantis.
Bagi para arkeolog atau oceanografer modern, Atlantis tetap merupakan obyek menarik untuk dipelajari terutama menyangkut teka-teki dimana sebetulnya lokasi Benua itu berada. Berbagai ilmuwan dan juga paranormal serta wartawan hingga kini masih mencari lokasinya.

Peneliti dan Penulis, James Churchward, menemukan tulisan sakral tibet yang menunjukkan ‘dua benua tak dikenal’ yang ia duga salah satunya adalah Atlantis. Begitu juga sebuah Petroglyph di Yucatan Meksiko yang ditemukan oleh William Niven yang menggambarkan konfigurasi tak dikenal sebuah daratan di sekitar Atlantik dan Pasifik.

Lokasi Atlantis berdasarkan buku Atlantis : The Antediluvian World, Ignatius L. Donnelly, 1882

Pendapat yang umum dikemukakan tentang keberadaan Atlantis adalah hilang di Laut Atlantik. Diperkirakan di tengah-tengah laut luas tersebut, dahulu kala terdapat pulau dengan kebudayaan maju yang tenggelam akibat mencairnya zaman es atau bencana alam lainnya. Ada yang memperkirakan Benua tersebut berada di sekitar Portugal dan bahkan sampai ke seberang Atlantik di perairan Karibia.


Atlantis = Indonesia?
Dugaan terkini tentang keberadaan Atlantis adalah daratan yang berada di Indonesia. Sebagian arkeolog dan ilmuwan Amerika Serikat bahkan meyakini benua Atlantis dulunya adalah sebuah pulau besar bernama Sunda Land atau Summa Terra Land, Wilayah yang kini ditempati Sumatera, Jawa dan Kalimantan yang sekitar 11.600 tahun silam daratan-daratan ini masih merupakan kontinen yang sangat besar. Benua ini perlahan-lahan tenggelam dan terpisah seiring dengan berakhirnya zaman es. Teori ini diangkat ke permukaan dalam ‘International Symposium on The Dispersal of Austronesian and The Ethnogeneses of The People in Indonesian Archipelago’ yang dihelat 28-30 Juni 2005, di Solo. Hipotesa itu berdasarkan pada kajian ilmiah seiring makin mutakhirnya pengetahuan tentang arkeologimolekuler. Disebutkan lagi, Pulau Natuna dan Penduduknya merupakan sisa-sisa terpenting yang berkaitan dengan Atlantis. Berdasarkan kajian Biomolekuler, Penduduk Asli Natuna memiliki gen yang mirip dengan bangsa Austronesia tertua yang diyakini bangsa ini memiliki kebudayaan tinggi seperti yang dinisbatkan Plato dalam mitologi yang ia kemukakan.


Peta  benua Atlantis sebelum tenggelam

Dalam teori yang lain yang mendukung Atlantis berada di Indonesia mengemukakan, Penduduk Atlantis terbagi dua, keturunan minoritas bangsa lemuria yang berkulit putih, tinggi, bermata biru dan berambut pirang yang merupakan nenek moyang suku bangsa Arya dan dipercaya memiliki garis keturunan Bangsa Pleides, sedangkan penduduk yang lain berkulit coklat/gelap, relatif pendek, bermata coklat dan berambut hitam memiliki garis keturunan Bangsa Mu/Lemuria/Pasifika. Pada waktu itu, Bangsa luar angkasa (Bangsa Pleides) sudah berhubungan baik dengan penduduk Bumi. Mereka umumnya dianggap sebagai Dewa karena kemampuannya jauh di atas penduduk Atlantis.
Hal ini dihubung-hubungkan dengan Hastinapura (Bahasa Sansekerta untuk Atlantis) tepatnya disekitar wilayah Suma Terra (Sumatra) atau disebut juga Swarnabhumi atau Land of Taprobane, ditengah-tengah 2 pillar penyangga : Gunung Krakatoa dan Gunung Toba, dua gunung yang super besar pada zaman itu. Atlantis hancur karena konflik internal para penguasa yang luluh lantak karena peperangan super modern dengan menggunakan teknologi tinggi (nuklir) berikut senjata-senjata pemberian bangsa Pleides. Senjata tersebut memiliki daya hancur masal yang dimiliki oleh para pemimpin-pemimpin Atlantis, yang pada akhirnya memicu ketidakstabilan pada alam.
Peperangan itu terbagi menjadi 2 kubu besar, seperti yang diceritakan dalam mitologi, Pandawa dan Kurawa. Kendaraan tempur dan pesawat-pesawat tempur di asumsikan sebagai Kereta Kencana, sedangkan Panah-panah sakti adalah asumsi dari Rudal balistik atau laser beam. Dan baju zirah yang dikenakan gatot kaca adalah Baju tempur yang bisa terbang. Diceritakan pula, seorang tokoh (baladewa) tidak boleh ikut berperang karena memiliki senjata pemusnah masal yang mampu membelah bumi.

Peristiwa besar itu, yang dimenangi oleh Pandawa, tetap saja mengakibatkan alam menjadi tidak seimbang yang pada akhirnya terjadi letusan besar dari 2 gunung super volcano (2 pillar) yang mengapit mereka, yang memusnahkan Penduduk Atlantis secara global, yaitu Gunung Krakatoa dan Gunung Toba. Danau Toba, danau terluas di atas ketinggian seribu meter dari permukaan air, adalah kaldera raksasa yang di asumsikan sebagai sisa-sisa dari Gunung raksasa tersebut. Ledakan itu menyebabkan gelombang Tsunami yang dahsyat sehingga menghapus semua kebudayaan yang pernah berdiri di Summa Terra. Tersapu dan di hempaskan ke seluruh bagian dunia hingga terhisap ke dasar Lautan Atlantik.

Sebagian kecil penduduk yang selamat sebagian besar lari ke arah barat (melalui India, Alengka (Srilangka)) dan menjadi Ras Arya. Sebagian kecil ke arah timur dan menjadi Bangsa Oceania dan Indian. Sayangnya bagian kecil penduduk yang selamat adalah penduduk-penduduk yang ada di lingkar luar yang jauh dari pusat Atlantis. Sehingga kesinambungan teknologi tiba-tiba berhenti dan kembali ke masa Pra-Sejarah. Mereka hanya mewariskan kisah-kisah ini ke keturunan mereka yang kemudian di adaptasikan dengan perkembangan kebudayaan setempat. Kisah-kisah ini yang kemudian mengilhami pemahaman kepercayaan yang dianut oleh penduduk bumi sebagai tuntunan dan pedoman hidup agar tidak terjadi lagi kehancuran yang berakibat musnahnya peradaban manusia untuk kesekian kali.

Sejak saat itu, Bangsa Pleides (Mahluk Luar Angkasa) memutuskan untuk tidak ikut campur dalam perkembangan manusia saat ini, karena kemunculannya disetiap kebudayaan sebagai campur tangan mereka terhadap proses pendewasaan manusia bumi yang diikuti dengan alih teknologi malah mengakibatkan kehancuran. Di anggap manusia bumi belum siap menerima teknologi yang mereka sampaikan dengan menyalahgunakannya. Campur tangan tersebut juga tenyata berdampak pada pemujaan berlebihan dan menganggap mereka sebagai Dewa yang pada akhirnya menyingkirkan hakikat Tuhan. Saat ini mereka hanya mengamati dan sesekali datang mengunjungi kita yang penampakannya sering disebut-sebut dengan UFO (Unidentified Flaying Object) atau Alien. Kemunculan UFO yang seringkali dilaporkan di Dunia Barat (Amerika dan Eropa) juga dianggap mereka sedang mengobservasi bagian sisi kebudayaan yang paling maju seperti yang mereka lakukan di kebudayaan-kebudayaan terdahulu.

Dalam teori tersebut, orang Indonesia sekarang bukan orang keturunan Atlantis atau Mu/Lemuria melainkan suku mongolid yang berasal dari cina selatan melalui malaka dan suku negroid austro yang berasal dari Austalia. Merekalah yang akhirnya tinggal di wilayah bekas reruntuhan Atlantis.

Teori spekulatif yang lain tentang keberadaan Benua Atlantis, justru saling berseberangan satu sama lain. Dalam teori yang lain, Atlantis selalu dihubung-hubungkan dengan keberadaan UFO secara langsung. Dipercayai, oleh para pendukung keberadaan UFO, mahluk-mahluk ekstrateretial tersebut adalah manusia atlantis yang meninggalkan Bumi karena kehancuran massal. Mereka, dengan teknologi majunya, pindah ke Planet lain. Ada yang beranggapan mereka pindah ke Planet Mars, lalu pindah lagi ke Planet lain. Hal ini juga menerangkan Evolusi manusia yang berubah menjadi Alien. Dalam waktu ribuan tahun atau lebih lama lagi, Karena perkembangan teknologi yang amat pesat, kepala manusia menjadi lebih besar karena porsi otak yang mereka gunakan makin maksimal. Tubuh mereka menjadi lebih kurus karena, semakin maju teknologi, tidak ada lagi pekerjaan keras yang mereka kerjakan, mulut mereka mengecil karena konsumsi sudah lebih cepat dengan cara infus atau berbentuk pil. Mereka sesekali berkunjung ke Bumi untuk meneliti kehidupan yang telah ia tinggalkan.

Sampai saat ini, teori tentang keberadaan Atlantis tak terhitung jumlahnya dan sangat bervariasi. Seluruh teori yang berkembang dianggap masih bersifat spekulatif dan justru mendulang ribuan tanya. Tidak ada cukup bukti-bukti yang mendukung dan tidak ditemukan peninggalan sejarah yang faktuil untuk mendukung teori-teori tersebut. Hingga saat ini, Benua Atlantis tetap menjadi misteri terbesar dalam peradaban manusia..


Senin, 02 Mei 2011

Tuhan adalah Pusat Energi Universal


God's Energy
messiah06
God's Energy

Kalau kita jujur mengakui, hampir 90% umat beragama di dunia ini banyak yang mempertanyakan atau berdebat tentang apakah ada Tuhan ? , atau apakah Tuhan itu ?. Apakah Tuhan adalah sosok pribadi, yang duduk di tahta di surga mendengarkan dan memberikan permintaan kita, ataukah Tuhan adalah pusat energi alam semesta ?, dan semua energi yang ada di seluruh alam semesta adalah bahagian dari Tuhan? Saya percaya Tuhan adalah pusat energi alam semesta.
Alkitab mengatakan Tuhan adalah roh adanya. Ia juga mengatakan bahwa roh, yang diberikan oleh Tuhan yaitu rohulkudus  yang memberikan manusia pemahaman Dan akhirnya, ia mengatakan bahwa Tuhan adalah Cahaya.
Kita harus memahami bahwa manusia kuno menggambarkan Tuhan dengan kosa kata kuno dan sekumpulan gagasan kuno, tetapi kita bisa memberi nafas yang baru ke dalam ayat-ayat ini dengan benar-benar memahami apa yang dikatakan atau yang dimaksud.
Apakah itu cahaya? Cahaya adalah energi. Ketika seseorang mati otaknya, tidak ada register aktivitas listrik pada tes EEG. Mengapa? Karena rohnya, yang merupakan pembawa hidup kepada tubuh dan pemahaman terhadap pikiran, adalah energi listrik. Dan ketika roh meninggalkan tubuh, tubuh mati karena energi (roh ) yang mendukung tubuh tidak lagi hadir. Tuhan adalah cahaya, jadi Dia adalah energi, dan Tuhan dan kita adalah makhluk roh. Maka Tuhan, dan cahaya, dan energi, dan esensinya masing-masing dari kita sebagai makhluk roh, adalah semua sama. Kita semua terbuat dari esensi fisik dan rohani yang sama, energi.
Segala sesuatu yang ada di alam semesta terdiri dari energi. Setiap Atom memiliki elektron, partikel sub-atom yang mengandung muatan listrik , yang mengorbit di sekitar inti atom. Setiap atom memiliki energi. Benar, beberapa atom memiliki energi lebih dari yang lain, beberapa memiliki elektron yang mengorbit disekitar inti mereka lebih dari yang lain, dan beberapa bergerak lebih cepat daripada yang lain. Energi pada sepotong kayu bergerak sangat lambat dibandingkan dengan energi yang berada dalam panci berisi air mendidih, namun keduanya mengandung energi yang sama.
Ada sebuah hukum ilmiah yang menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan, hanya berubah bentuk (kekekalan energi). Dengan kata lain, semua energi yang pernah ada, yang hadir di awal, masih tetap ada. Tuhan yang adalah pusat energi, yang pada awalnya mengambil dari energiNya sendiri untuk membuat segala sesuatu yang ada. Para peneliti Alkitab telah membuat banyak bahasa asli dari Kitab Kejadian 1:1 mengatakan bahwa kata “menciptakan” berarti “ex nihilo” atau “dari ketiadaan”. Dengan kata lain, Tuhan membuat segala sesuatu dari ketiadaan. Kita harus memahami bahwa penulis Alkitab telah menggunakan kosakata sendiri dan pengetahuan mereka yang terbatas untuk menjelaskan apa yang mereka pikir mereka lihat atau diberi tahu. Para penganut paham atheist dan para scientist lainnya berpendapat bahwa: "alam semesta telah  ada  entah dari mana bukan berarti bahwa alam semesta diciptakan dari ketiadaan" Di sini saya sedikit berbeda pemahaman dengan mereka.tentang apa yang di maksud penulis Alkitab.Segala materi fisik alam semesta ini pada awalnya memang tidak ada, pasti ada sesuatu Energi Maha Dahsyat (Tuhan) yang membentuknya. Sebagaimana yang di rumuskan oleh Einstein dalam konsep kesetaraan massa dan energi bahwa dalam kondisi tertentu materi dapat berubah menjadi energi, dan sebaliknya energi dapat berubah menjadi materi.Jadi bisa dikatakan materi adalah bentuk energi yang terperangkap. sebagaimana konsep kesetaraan massa dan energi yang dirumuskan oleh Einstein tersebut. Jadi semua materi fisik isi alam semesta ini adalah bentuk energi yang terperangkap seperti bintang, planet, satelit, meteor,komet dan semua makhluk hidup di alam semesta ini. Menurut saya ini yang dimaksud para penulis Alkitab.

Banyak bentuk energi yang tidak dapat dilihat oleh kita. Karena Tuhan adalah energi, dan kita tahu bahwa segala sesuatu yang ada terbuat dari energi, dan ingat bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, kita melihat bahwa Tuhan telah mengambil dari kolam energiNya yang sudah ada, Ia yang menciptakan segala sesuatu yang ada. Oleh karena itu, tidak hanya merupakan atom dan molekul dan partikel sub-atom dalam rumput yang dibuat oleh Tuhan, mereka adalah bagian dari Tuhan itu sendiri. Tuhan mengambil energiNya, dan mengubah penampilannya menjadi beberapa sehingga terlihat menjadi bagian berbeda. Tapi ini masih bagian dari Dia, seperti jantung kita dan jantung kita adalah bagian dari diri kita. Jadi setiap bintang, setiap planet, setiap satelit, setiap rumput, setiap hujan, setiap binatang, setiap manusia, setiap mikroorganisme biologi, setiap molekul kayu yang membentuk kursi yang Anda duduki adalah bahagian dari TUHAN. Segala sesuatu adalah suci, karena semuanya terbuat dari energi Tuhan. Ini akan menghapus garis pemisah antara yang sekuler dan sakral. Menghapus garis pemisah antara yang disebut kafir dan syakir. Kita satu,semua terhubung, bagian dari keseluruhan yang sama dan bagian dari sistem yang saling terhubung..Sebab kita semua dan seluruh alam semesta adalah bahagian-bahagian atau partikel partikel dari satu pusat energi yakni Tuhan
Bagaimana bisa saya mengatakan seperti itu ? Para ilmuwan saat ini telah menemukan bahwa setiap partikel terdiri dari materi dan energi yang beresonansi pada frekuensi tertentu, dan bahwa setiap partikel tunggal saling terhubung dan merespon setiap partikel lainnya melalui frekuensi tertentu tersebut.
Mari kita mencontohkannya ke dalam istilah dunia yang lebih konkrit. Sebuah sel, atau molekul, atau atom pada satu sisi, misalnya di Amerika Serikat, dapat berkomunikasi dengan sel lain, molekul atau atom di sisi lain dunia, misalnya di Indonesia , karena mereka mampu memberi sinyal satu sama lain dengan frekuensi yang berosilasi, dan komunikasi ini terjadi non-lokal dan hampir secara instan. Ini seperti apa yang terjadi dengan radio. Ada banyak frekuensi di luar sana dengan orang-orang berbicara didalamnya, atau sedang bermain musik, dan Anda hanya melakukan memutar tombol radio untuk mencari frekuensi untuk  dapat mendengar apa yang mereka lakukan. Maka jika Anda memiliki pemancar Anda dapat berbicara kembali kepada mereka. Itulah yang atom, molekul dan sel lakukan. Mereka menyesuaikan ke frekuensi apa pun untuk berkomunikasi dengan sel lainnya di seluruh dunia atau alam semesta, dalam rangka mencapai tujuan apa saja yang mereka butuhkan untuk diselesaikan.
Sekarang, orang dapat menerima gagasan bahwa sel, molekul dan atom di  tubuh mereka berkomunikasi satu sama lain sehingga tubuh dapat berfungsi seperti yang seharusnya. Tubuh adalah sebuah sistem tertutup, seperti halnya alam semesta. Semua partikel dalam tubuh Anda saling berkomunikasi sehingga tubuh dapat berfungsi secara efisien, semua partikel di alam semesta melakukan hal yang sama. Mereka semua terhubung. Seperti satu tubuh yang besar. Tubuh Tuhan.

Pada dasarnya, semua adalah satu energi yaitu energi Tuhan, dan tidak ada hal yang “terpisah dari Tuhan”. Tuhan tidak dapat dipisahkan dari tubuhnya sendiri. Sama seperti kita jika kita sakit, Tuhan melakukan apa pun yang diperlukan untuk membawa bagian-bagian tubuhnya yang keluar dari jajarannya untuk kembali ke dalam hubungan yang tepat kepadanya,. Jika bagian tubuh kita tidak berfungsi secara benar karena frekuensinya yang salah, mengoreksi perbedaan frekuensi untuk menyembuhkan penyakitnya. Sebagai contoh, semua sel di jantung manusia harus bergerak pada saat yang sama agar jantung berfungsi dengan baik. Jika beberapa sel berdenyut pada saat yang salah, orang itu akan mendapat serangan jantung atau kondisi jantung serius lainnya yang didapatkan. Tapi ada teknik untuk membantu semua energi sel-sel ini agar sesuai lagi sehingga orang tersebut dapat disembuhkan. Ini adalah sama bagi Tuhan dalam hubungannya dengan kita.  Segala sesuatu di alam semesta adalah dibentuk untuk mengoreksi dirinya sendiri, termasuk hubungan kita dengan Dia. Semuanya, dari kesehatan kita,tata cara hidup kita, keuangan kita, polusi udara, untuk hubungan dengan luar, untuk pergerakan bintang dan planet …. semuanya terhubung, saling mengoreksi diri, tapi masih dalam kemampuan kita untuk mempengaruhi hasil. Sama seperti  “pikiran” Tuhan yang menjadikan seluruh dunia menjadi ada, kita juga bisa mengubah jalannya peristiwa dengan mengubah frekuensi osilasi yang membuat terjadinya komunikasi dalam sistem menjadi mungkin, melalui pikiran, keyakinan, dan perasaan.
Tuhan, yang adalah energi murni, yang membuat semua ini mungkin. Dia membangun jaringan ini sehingga membuat semuanya terjadi. Seluruh alam semesta terdiri dari energi, dan itu adalah jaringan yang maha kompleks dan maha besar. pola cerdas dan interaksi energi ini yang membuatnya menjadi Ilahi. Ada dan tidak adanya hal seperti kekacauan,ada dan tidak adanya hal seperti keacakan, segala sesuatu yang terjadi disebabkan oleh beberapa gangguan dalam frekuensi yang berosilasi di suatu tempat di dunia atau alam semesta Dan hal ini dapat disebabkan oleh seseorang atau sesuatu. Entah Tuhan, atau Anda , atau saya, atau organisme lain atau hal lain yang menyebabkan perubahan frekuensi yang mengatur materi dan energi, sehingga perubahanpun  terjadi.
 Karena setiap molekul, atom dan partikel yang ada, terhubung dengan kerangka energi dari frekuensi bergetar yang membuat komunikasi di antara setiap bagian menjadi mungkin. Semua molekul, sel, atom dan partikel terhubung satu sama lain pada setiap saat, dan mempengaruhi satu sama lain. Ini kegiatan satu sistem besar yang dirancang untuk bekerja bersama-sama; Saya. otak saya dapat berkomunikasi dengan Anda, dan otak Anda dapat berkomunikasi dengan kucing anda, otak saya dapat berkomunikasi dengan sel tubuh saya sehingga mereka dapat dituntun untuk menyembuhkan diri sendiri, dan otak Anda dapat membantu energi penyembuhan langsung ke tubuh orang lain yang membutuhkan penyembuhan. Tuhan menggunakan sistem energik yang sama ini untuk berkomunikasi dengan otak kita, dengan sel kita, dengan hujan yang menyusun badai,  dan untuk apa pun.
Ini alasan mengapa bintang-bintang dan planet-planet dan medan elektromagnetik dapat mempengaruhi pikiran, perasaan dan perilaku kita. Astrologi bukan hanya serpihan pemikiran New Age. Dan kemampuan Psikis sebenarnya nyata, dan apa yang dibicarakan dalam Alkitab ketika berbicara tentang karunia rohani seperti karunia kenabian, atau kebijaksanaan, atau pengetahuan. Dan karunia Mukjizat Penyembuhan adalah contoh kemampuan untuk memanipulasi energi ini ke kerangka frekuensi yang berosilasi sehingga Anda dapat langsung untuk melakukan apa yang Anda inginkan. Dan roh-roh orang mati, yang sebenarnya adalah jumlah total energik esensi orang itu, memang ada di lain dimensi dan dapat berkomunikasi dengan kita, dan kita dengan mereka, jika kita belajar bagaimana untuk masuk ke frekuensi mereka. Hal ini dapat menempatkan semua supernatural akhirnya menjadi sangat jelas secara fisik, menjadi dunia alam tidak lagi disebut mistis yaitu segala sesuatu yang kita pikir ajaib dan secara fisik tidak mungkin dapat terjadi. Dan orang orang yang kita anggap sebagai penyihir hanyalah orang-orang yang telah lama belajar untuk memanipulasi kerangka dari osilasi frekuensi energik ini. Mereka belajar menghubungkan energi mereka melalui mantra-mantra dan ritual. Umat Kristen belajar untuk mengarahkan energi mereka melalui doa. Beberapa orang belajar energi ini melalui meditasi dan visualisasi. Itu semua adalah manipulasi dari jaringan energi yang sama. Salah satu cara untuk memanipulasi itu tidaklah lebih baik dari yang lain. Doa tidak lebih baik dari sebuah mantra. Keduanya bekerja hanya karena sang pengguna mengarahkan fokus dan energinya menuju titik tertentu,. Dan Tuhan telah menetapkan kekuatan tersebut supaya ketika kita mengarahkan energi kita, pikiran dan keyakinan kita, perasaan kita ke arah tertentu yang akhirnya, hal yang kita inginkan akan terjadi.
 Apa pun teknik yang kita gunakan untuk mengarahkan energi ini, tidak masalah. Yang penting adalah bahwa kita mempelajari kekuatan pikiran, perasaan dan keyakinan kita. Tuhan adalah Cinta karena cinta adalah alat yang paling kuat yang kita miliki untuk mengarahkan energi ini. Ketika Cinta adalah alasan kita mengarahkan energi kita melalui pikiran kita menuju tujuan tertentu, ia adalah energi yang paling kuat yang ada,energi yang paling murni, dan tujuan kita akan mendatangkan hasil.
Segala sesuatu harus bekerja bersama sama untuk kebaikan. Mungkin kita tidak mengerti bagaimana caranya,  tapi itu selalu benar jika dengan alasan cinta. Kita bisa yakin itu benar karena semuanya adalah bagian dari Tuhan, sehingga tidak ada kesalahan.

Sabtu, 30 April 2011

Menembus Cahaya, Ruang dan Waktu








Berbicara tentang ruang dan waktu, kita tidak akan bisa lepas dari teori relativitas yang dicetuskan oleh Albert Einstein. Teori relativitas ada 2versi yaitu relativitas khusus dan relativitas umum. Teori relativitas khusus dicetuskan tahun 1905 dan kemudian disempurnakan oleh Enstein menjadi teori relativitas umum pada tahun 1915. Teori relativitas khusus membatasi diri pada relatif-nya gerak obyek pada kecepatan konstan. Sementara teori relativitas umum membahas relatif-nya gerak obyek pada semua kondisi (termasuk kecepatan konstan maupun tidak), dan bahkan terhadap semua fenomena alam.

Fisika klasik menyatakan bahwa ruang berdimensi tiga, yaitu panjang, lebar dan tinggi (x,y,z = koordinat Cartesius), volumenya tak berhingga. Waktu absolut sama bagi semua pengamat. Dengan teori relativitasnya, Einstein menyatakan bahwa fisika klasik tidak bisa mengungkapkan alam secara tepat. Gambaran fisika klasik itu hanya berlaku untuk sistem yang relatif kecil dan kecepatan benda yang jauh lebih lambat dari kecepatan cahaya. Teori relativitas menyertakan dimensi waktu sebagai "pembentuk" dunia. Hal itu yang membuat para scientist hari ini mendefinisikan dunia bukan lagi sebagai tiga dimensi, melainkan empat dimensi. Yaitu dimensi ruang (terdiri dari tiga bilangan koordinat Cartesius x, y dan z) ditambah dimensi waktu.

Untuk alam semesta dengan galaksi-galaksi yang sangat jauh yang untuk memperhitungkan jaraknya  dengan menggunakan kecepatan cahaya, gambaran fisika klasik tidak lagi memadai. Teori Relativitas Einstein menyatakan ruang-waktu tidak bisa dipisahkan, dan membentuk ruang berdimensi empat yang lengkung (nonEuclidian geometry), ruang ini bervolume berhingga dan dalam keadaan mengembang, dan tidak punya batas (contoh ruang 2 dimensi ialah permukaan bola yang tidak berbatas tetapi luasnya terbatas), dan waktu adalah relatif, waktu pada galaksi yang sangat jauh dengan kecepatan cahaya akan sangat lambat relatif terhadap waktu dalam sistem galaksi Bima Sakti ( Mesin Waktu, Mungkin bisa diciptakan).

Teori relativitas umum merupakan teori gravitasi yang melihat secara geometri. Dalam teori ini, jika ada sebuah benda yang massive maka geometri ruang waktu disekitar benda massive tadi itu akan melengkung. Dapat kita umpamakan sebuah kain panjang yang membantang lalu jika kita meletakkan sebuah benda bermasa pada kain tersebut Maka kain tadi sudah tidak akan lurus lagi, melainkan melengkung disekitar benda tadi. Dan ketika terdapat benda yang berada disekitar benda massive tersebut maka benda itu akan tertarik oleh benda massive tersebut. Begitu juga halnya dengan cahaya, Ketika cahaya tersebut mendekati suatu benda massive maka cahaya tersebut mendekat ke benda massive tersebut sehingga cahaya tersebut dibelokkan. Pada saat kita melihat sebuah bintang dimalam hari, apa yang terjadi saat itu?, yang terjadi saat itu adalah sel-sel syaraf mata kita dihubungkan oleh rantai yang terdiri Atas foton-foton atau partikel cahaya dengan bintang tersebut. Dan karena pengaruh gravitasi bintang-bintang lain, maka "rantai foton yang menghubungkan mata kita dengan bintang" tidaklah berbentuk garis lurus, melainkan melengkang-lengkung.

Menembus ruang dan waktu dalam persepsi sederhananya bisa digambarkan secara sederhana seperti contoh kasus ini. Seandainya kita memiliki sebuah kawat sepanjang 30 tahun cahaya. Kedua ujung kawat itu kita beri nama masing-masing "bintang A" dan "bintang B". Lantas kawat tersebut kita bengkokkan, kita lengkungkan, sampai kedua ujungnya (Bintang A dan Bintang B) bertemu pada satu titik alias menyatu.Apa yang terjadi ?, Kedua ujung kawat bintang A dan bintang B akan berada pada titik/lokasi yang sama alias bertemu. Nah tinggal ganti nama kedua ujung kawat itu menjadi Bumi dan planet x. Maka berarti kita telah membuat Bumi dan Planet x berada pada satu titik yang sama. Maka untuk pergi ke planet x, kita tidak perlu lagi menciptakan kendaraan/pesawat yang berkecepatan melebihi cahaya. Karena gerbang untuk pergi kesana berada sini. Dan konsep inilah yang ada pada konsep lubang cacing (wormhole).

Lubang cacing (wormhole) merupakan medan yang memiliki gravitasi yang sangat kuat. Jika suatu benda atau partikel masuk ke salah satu ujung lubang cacing, partikel itu masih bisa keluar di ujung lainnya (ada pintu masuk dan pintu keluarnya). Jalur yang akan ditempuh dalam wormhole jauh lebih pendek dibanding jalur konvensional (merupakan jalan pintas). Bisa dianalogikan dengan terowongan di bawah bukit. Perjalanan melalui bukit tentunya lebih jauh dibanding jarak yang harus ditempuh jika kita melewati terowongan yang terletak di bawah bukit tersebut.

Misalnya ada lubang cacing (wormhole) yang pintu masuknya tidak jauh dari atmosfer Bumi, tetapi pintu keluarnya berada di dekat bintang yang dipenuhi partikel netron (neutron star) yang memiliki gravitasi sangat tinggi dan massanya mencapai 1,35 sampai 2,1 kali masssa Matahari. Kita tahu bahwa pada ketinggian di atas atmosfer bumi, gaya gravitasi bumi semakin kecil karena jauh darii pusat bumi. Ini berarti di pintu masuk lubang cacing (wormhole) waktu berjalan cepat, tetapi di pintu keluarnya waktu berjalan sangat lambat (karena adanya gravitasi bintang). Dengan demikian, jika kita memasuki lubang cacing (wormhole) tersebut kita bisa melakukan perjalanan dalam lorong waktu menuju masa lalu maupun masa depan. Namun pembuatan wormhole bukanlah hal yang mudah, tetapi menurut Fisika hal ini tidak mustahil.

Dikala waktu tidak relevan maka ruang pun menjadi tidak relevan, untuk menempuh suatu jarak kita memerlukan waktu dan ketika waktu tidak relevan maka jarakpun menjadi tidak relevan. Hanya teori dan kenyataan sesungguhnya yang bisa membuktikan "perjalanan Menembus Ruang dan waktu" mungkin atau tidak. Dan menurut pendapat saya mungkin.


Lalu yang menjadi pertanyaan kemudian adalah : apakah kita manusia mampu menembus dimensi ruang dan waktu..?apakah kita manusia biasa memungkinkan untuk itu? Seandainya badan bermateri padat seperti tubuh kita dipaksakan bergerak dengan kecepatan cahaya, bisa diduga apa yang akan terjadi. Badan kita akan tercerai berai karena ikatan antar molekul dan atom bisa terlepas.

Jawaban yang paling mungkin untuk pertanyaan itu adalah tubuh kita terlebih dahulu diubah susunan materinya menjadi cahaya. Bagaimanakah hal itu mungkin terjadi ?

 Materi adalah segala sesuatu yang telah kita kenal sebagai penyusun seluruh alam semesta ini yang termasuk kita manusia dan makhluk penghuni planet lainnya, serta terbukti eksistensinya. Tetapi di samping materi sebagai penyusun alam, terdapat pula antimateri, yaitu sesuatu yang secara massa dan sifat-sifatnya mirip dengan materi sekawannya, tetapi berbeda muatan. Contohnya adalah positron, yang merupakan antimateri dari elektron. Yaitu partikel elektron bermuatan positif.

 Dan ada teori yang memungkinkan hal tersebut menjadi kenyataan.
Teori yang memungkinkan adalah teori Annihilasi. Teori ini mengatakan bahwa setiap materi (zat) memiliki anti materinya. Dan jika materi direaksikan dengan anti materinya, maka kedua partikel tersebut bisa lenyap berubah menjadi seberkas cahaya atau sinar gamma.



Hal ini telah dibuktikan di laboratorium nuklir bahwa jika partikel proton direaksikan dengan antiproton, atau elektron dengan positron (anti elektron), maka kedua pasangan tersebut akan lenyap dan memunculkan dua buah sinar gamma, dengan energi masing-masing 0,511 MeV (Mega Electron Volt) untuk pasangan partikel elektron, dan 938 MeV untuk pasangan partikel proton.

Sebaliknya apabila ada dua buah berkas sinar gamma dengan energi sebesar tersebut di atas dilewatkan melalui medan inti atom, maka tiba-tiba sinar tersebut lenyap berubah menjadi 2 buah pasangan partikel tersebut di atas. Hal ini menunjukkan bahwa materi(badan kita) bisa dirubah menjadi cahaya dengan cara tertentu yaitu terlebih dahulu dicari anti materi (badan kita) proses ini yang disebut annihilasi.

Seluruh isi alam semesta ini diciptakan berpasang-pasangan. secara umum alam terbentuk atas materi dan energi. bisa dikatakan materi adalah bentuk energi yang terperangkap. sebagaimana konsep kesetaraan massa dan energi yang dirumuskan oleh Einstein, bahwa materi dalam kondisi tertentu dapat berubah menjadi energi, dan sebaliknya energi dapat berubah menjadi materi. setiap objek berwujud yang ada dalam alam semesta ini, pada dasarnya tersusun atas materi2 submikroskopik yang kita kenal dengan istilah atom, proton dan neutron serta dikelilingi elektron.



nah! pasangan materi adalah anti materi. materi adalah objek bermassa positif sedangkan antimateri atau antipartikel adalah objek bermassa negatif. tetapi materi dan energi bukan berpasangan, walaupun keduanya bisa saling menjelma. materi jika bertemu dengan antimateri dalam kondisi tertentu akan menjelma menjadi foton (annihilasi). foton tidak memiliki massa namun memiliki energi dan momentum.

Annihilasi terjadi ketika massa antimateri menghapus massa materi, sehingga keduanya lenyap dan menjelma menjadi 2 foton gamma dengan massa yang bernilai nol.


nah, saat tubuh kita di rubah menjadi cahaya dengan annihilasi maka tubuh kita tidak memiliki massa sama seperti Jin, jadi tidak dapat ditarik oleh gaya gravitasi bumi, dengan begitu dapat bergerak secepat kilat.

kalau dihitung jarak Bumi – Bulan sekitar 450.000 km ditempuh dengan kecepatan cahaya, maka hanya dibutuhkan waktu sekitar 1,5 detik dalam ukuran waktu kita di bumi.



Sesampainya di Bulan tubuh kita kembali menjadi materi.Peristiwa ini lebih dikenal seperti teleportasi dalam teori fisika kwantum dan sering kita lihat di dalam film science futuristic Star Trek.

Kamis, 28 April 2011

Misteri Mars Terkuak! Ditemukan 9 Piramida dan Jejak Peradaban Tinggi



Apakah ada kehidupan di Mars? Manusia mulai mencari jawaban atas pertanyaan ini pada tahun 1976, setelah penerbitan foto miripsosok manusia duduk di tumpukan batu. Banyak yang mengatakan bahwa sosok mirip manusia itu merupakan trik cahaya, tapi ada juga yang meyakini sosok itu memang benar manusia. Hingga sekarang 'sosok misterius' itu masih misteri. Prokontra tentang 'sosok aneh' itu masih tetap ada.

Seorang ilmuwan mengatakan, kemungkinan 'sosok' itu adalah manusia. Pemunculannya merupakan tanda bahwa memang ada kehidupan di sana. Kini muncul lagi bukti baru. Baru-baru ini berahsil dirtangkap kamera teleskop sembilan piramida di permukaan Mars. Piramida itu bukan buatan alam.

Piramida itu menggambarkan wajah manusia dan hewan , juga gambar besar yang memperlihatkan profil primata dan anjing.

Andrew Basiago, President of Mars Anomaly Research Society, menyebut penemuan tersebut 'A New Cydonia. "Para ilmuwan percaya bahwa ada tiga peradaban di Mars, yang salah satunya tersembunyi di bawah permukaan planet.

Para ilmuwan sebelumnya mengatakan bahwa gambar-gambar yang diambil dengan Spirit Rover berisi foto dari lima spesies primata, salah satu yang bernama 'Sendak. Basiago yakin bahwa Mars dulunya berkembang masyarakat memiliki peradaban tinggi. Namun kemudian terjadi bencana dahsyat yang menghancurkan hampir semua yang berada di sekitar Planet Merah itu itu pada 11.500 tahun lalu, serta Atlantis di Bumi.

Beberapa pengamat Mars percaya, setelah kejadian itu, makhluk Mars yang tersisa pindah ke bumi.


Rabu, 27 April 2011

Fenomena Reinkarnasi Biarawati Zaman Mesir Kuno


Banyak orang mendengar cerita soal reinkarnasi. Yaitu kembalinya jiwa dan roh dari masa lalu ke tubuh seseorang di masa kini. Persoalan yang sulit dibuktikan, namun benarkah perihal reinkarnasi ini bisa terjadi?

Adalah Dorothy Eady, seorang wanita Inggris yang mengalami fenomena reinkarnasi yang sangat menggemparkan Inggris dan Mesir. Satu-satunya manusia yang dilaporkan mengalami reinkarnasi seorang tokoh "biarawati" pelayan kuil Osiris di zaman Firaun Seti I Mesir Kuno dari masa 1320–1200 sebelum Masehi. Ia kemudian dikenali sebagai "Omm Sety".

Kisah spektakuler yang kontroversial tentang Dorothy Eady dimulai dari sebuah tempat di London, Inggris, saat ia berusia 3 tahun. Dalam sebuah insiden, Dorothy kecil terjatuh dari lantai atas rumahnya. Ia mengalami koma dan akhirnya tim dokter yang merawatnya menjatuhkan vonis meninggal dunia pada balita kelahiran 16 Januari 1904 itu. Saat itu tanda-tanda kehidupan dan seluruh organ vital Dorothy memang berhenti beraktivitas.

Transformasi Astral?
Tiada yang tahu bagaimana terjadinya, namun sekian saat setelah tubuh Dorothy akan disemayamkan, ternyata anak perempuan kecil itu tiba-tiba bangkit kembali dari kematian dalam kondisi segar bugar. Seluruh keluarga terperanjat. Namun, tak ada yang tahu bahwa sebuah pintu dimensi dari masa lalu telah terbuka dan sebuah jiwa dari masa Mesir Kuno merangsek masuk ke tubuh Dorothy kecil yang hampir kaku.

"Namun sejak vonis kematiannya, Dorothy Eady yang hidup kembali itu memiliki kepribadian yang berbeda sama sekali dengan Dorothy Eady yang dikenal ayah ibunya. Bocah tiga tahun ini memiliki kepribadian yang jauh lebih dewasa dan senantiasa bermimpi tentang kuil-kuil Mesir Kuno."

Ia selalu berkisah tentang Mesir Kuno, dinasti Firaun Seti I dan mampu mendeskripsikan kehidupan di sekitar kuil Mesir Kuno seribuan tahun sebelum masehi. Dorothy Eady juga kerap menuntut ayah ibunya untuk memulangkannya ke tempat tinggalnya. Ayah dan ibunya yang keturuan Irlandia itu sama sekali tak mengerti maksud putri mereka tentang "pulang ke tempat tinggalnya".

Museum
Sejalan bertambahan usia, Dorothy Eady semakin berminat dan tertarik pada literatur dan semua hal yang berbau Mesir. Maka suatu ketika ia diajak berkunjung ke British Museum di London, Dorothy Eady begitu tergila-gila dengan ruang pamer benda-benda peninggalan Mesir Kuno. Ia merasa bahwa semua peninggalan Mesir Kuno itu adalah bagian dari kehidupannya. Ia menciumi patung-patung Dewa Mesir, memeluk peti-peti mummy dan bertingkah aneh dengan suaranya tiba-tiba lebih berat dan sarat kerinduan ketika berkata "ini adalah bagian dari keluarga dan rumahku!"

Ia kemudian menyewa tempat tinggal di dekat British Museum dan bergaul dengan Ernest A Wallis Budge seorang kurator dan pakar Mesir di museum tersebut. Ia memperdalam kajian hiroglif dan sejarah Mesir Kuno.

Para pakar di British Museum dan ahli Mesir Kuno terperanjat akan pengetahuan dan kemahiran Dorothy dalam menuliskan dan menerjemah hiroglif Mesir Kuno dan kedalaman pengetahuannya tentang detail kuil-kuil Mesir Kuno dari zaman Firaun Seti I. Padahal Dorothy sama sekali tidak pernah belajar dan dibimbing dalam hal tersebut, namun kemampuan itu muncul begitu saja dengan sangat mengagumkan.

"Dorothy sendiri mengaku dirinya adalah titisan dari seorang biarawati pelayan kuil Osiris di Abydos yang pernah hidup di masa antara 1320–1200 sebelum Masehi. Ia merasa telah bereinkarnasi dalam tubuh Dorothy Eady."

Setelah menikah dengan seorang pemuda Mesir (1933) ia pun mencapai tujuan yang sejak kecil menghantuinya: kembali ke kuil Osiris dan menjejak kaki kembali di tanah Mesir!

Keahlian Dorothy yang luar biasa tentang Mesir Kuno melebihi pengetahuan para sarjana tentang Mesir. Hal ini kemudian menuntunnya pada perjalanan ke Mesir. Ia kemudian mendapat pekerjaan sebagai asiten arkeolog dalam penggalian di situs Giza di Kairo, dan sering dipekerjakan oleh para ahli yang memperdalam kebudayaan tentang Mesir Kuno. Ia melakukan itu selama dua puluh tahun lebih.

Dorothy Eady pernah ikut sebagai pembantu utama dalam proyek penelitian Dr Selim Hassan yang kemudian mempublikasikan Penggalian Situs Giza. Ia pernah juga bekerja pada Dr Ahmed Fakhry sebagai konsultan dan asisten pada penelitian piramid di Dahshur. Dalam dua studi dan penggalian situs Mesir kuno ini perannya sangat menonjol dan sungguh mengagumkan kedua pakar Mesir kuno itu. Dorothy sangat memahami budaya dan arsitektur serta sistem pemujaan dewa-dewa di zaman Mesir Kuno. Ia memberikan gambaran yang detail, menerjemahkan hiroglif degan mudah, dan memberi saran-saran ilmiah yang ternyata sejalan dengan fakta sejarah yang kemudian ditemukan para ahli Mesir.

"Dari berbagai pengalaman kerja dengan para pakar kelas dunia ini ia pun semakin populer di kalangan peneliti budaya Mesir Kuno. Bahkan kisah hidup Dorothy Eady yang berganti nama menjadi Omm Sety (yang artinya ibunda Seti) menarik perhatian dunia. Kisahnya sudah dibukukan dan difilmkan sebagai fenomena sebuah reinkarnasi!"

Dorothy memang menghabiskan masa tuanya di kuil Osiris di Abydos, dan menjadi penjaga kuil kuno tersebut, karena kemampuan dan keahliannya tentang Mesir Kuno yang amat spektakuler. Apakah Dorothy memang reinkarnasi dari seorang wanita yang pernah hidup ribuan tahun lalu di sebuah kuil di Mesir?

Mistery Puing-puing Kota Bawah Laut




Alexandria, Egypt : Lepas pantai Alexandria, kota dari Alexander the Great, terbentang apa yg dipercayai sebagai puing-puing kamar / ruangan kebesaran Cleopatra. Dipercayai bahwa gempa besar sekitar 1500 tahun yang lalu yang menyebabkan tempat ini tenggelam di dalam laut bersama peninggalan-peninggalan bersejarah, patung-patung dan bagian-bagian lain dari istana Cleopatra.
Bay of Cambay, India : Beberapa tahun yang lalu ditemukan sebuah kota berumur lebih dari 9500 tahun. Lebih penting lagi penemuan ini lebih tua 5000 tahun dari apa yang pernah ditemukan didaerah ini, memaksa para ahli sejarah untuk mengevaluasi kembali pengertian mereka tentang sejarah kebudayaan di daerah itu. Penemuan ini dinamakan Dwarka atau Kota Emas, yg dinamakan menurut kota tua dalam laut yg dimiliki dewa Khrisna.
Havana, Cuba : Sebuah tim ilmuwan melanjutkan penelitian tentang puing-puing megalitic di selat Yucatan dekat Cuba .Mereka menemukan bukti bahwa ada sebuah pemukiman urban sepanjang beberapa mil sepanjang pantai. Beberapa percaya bahwa yang dahulu tinggal ditempat tersebut adalah kebudayaan America tua.
North Sea, Europe : Sebuah landscape baru-baru ini ditemukan dibawah Laut Utara. Dulu pernah didiami oleh manusia kurang lebih 10000 tahun yang lalu. Area tersebut dulu adalah sungai, danau dan samudra sekarang ada dibawah dasar laut.
Atlantis, Antarctica : Lebih dari 100 tahun yang lalu seorang kurator museum di Istanbul menemukan sebuat peta tua. Setelah menelitinya dia menemukan lokasi yang ditandai dengan deretan gunung yang lokasinya adalah dimana Antartica sekarang berada. Peta ini adalah salah satu dari sekian bukti yang menyatakan bahwa Antartica adalah kota Atlantis yg hilang. Bukti terbaru adalah penemuan menggunakan teknologi sonar yg menunjukkan bahwa ada struktur lagi dibawah Antartica.
Kwan Phayao, Thailand : Sebetulnya candi berumur 500 tahun yang berada di dasar danau Phayao tidak aneh. Tetapi yg aneh adalah bahwa danau tersebut baru dibuat dengan sengaja 70 tahun yang lalu.
Yonaguni-Jima, Japan : Ditemukan oleh seorang pemandu tur selam karang lebih 20 tahun yang lalu. banyak kontroversi tentang piramid misterius yang ditemukan lepas pantai Jepang. Bangunan ini terlihat seperti dipahat dari lempengan batu menggunakan peralatan yg diduga tidak / belum ada pada jaman dahulu di area ini.
TagZ aneh, Bangunan, ilmu pengetahuan, misteri, misteri lautan, Sejarah Misterius

Bangunan Peningalan Nabi Nuh Di Laut Hitam



Sekelompok peneliti underwater surveyors yang diketuai oleh Dr. Robert Ballard, yang juga telah menemukan Titanic, telah menemukan sebuah bangunan lama berusia kira-kira 7.500 tahun di dasar Laut Hitam, dekat pantai Turki. Mereka telah menemukan struktur bangunan dari batu dan kayu di kedalaman beberapa ratus kaki. Penemuan mereka menjadi bukti dari kejadian banjir besar di zaman Nabi Nuh.

Para ilmuwan mempercayai bahwa penemuan tersebut membuktikan keberadaan sebuah kawasan yang telah tenggelam yang disebabkan oleh banjir besar yang melanda sekitar 5000 SM. Menurut teori mereka, banjir besar tersebut disebabkan oleh adanya pencairan gletser dari tanah tinggi di Eropa. “Ini merupakan penemuan yang sangat menakjubkan,” kata Dr. Ballard di dalam rancangan National Geographic Society bertajuk “Research Ship Northern Horizon”.

Ballard menerangkan bagaimana sebuah robot bawah air meninjau 300 kaki di bawah permukaan air, telah menemukan kawasan segi-empat berukuran 12 x 45 kaki persegi, di mana terdapat sebuah struktur dari kayu dan tanah liat yang telah runtuh. “Beberapa artefak yang ditemukan di sana tersimpan rapi yang terdiri dari kayu berukir, beberapa cabang kayu dan peralatan dari batu yang telah runtuh dan diselimuti lumpur,” imbuh Ballard.

Dr. Ballard dan timnya mengawali penelitian di kawasan tersebut setelah dua kapal selam pakar geologi dari Universitas Colombia di New York menyatakan bahwa keadaan tersebut disebabkan oleh banjir besar ribuan tahun sebelumnya. Mereka meramalkan apabila zaman es berakhir 12.000 tahun yang lalu, maka gletser mulai mencair. Kawasan timur Mediterania yang terputus dari Laut Hitam telah menyebabkan Laut Hitam tidak tenggelam oleh air walaupun permukaan air laut yang lain telah naik. Hal ini menyebabkan pada sekitar 7.000 tahun yang lalu, genangan awal di Bosphorus telah pecah menyebabkan air di Laut Mediterania melimpah ke timur menjadi Laut Hitam yang memang terputus dari laut-laut yang lain. Kekuatan limpahan air tersebut diperkirakan 10.000 kali daripada air terjun Niagara.

Mereka menyatakan bukti ilmu pengetahuan, menunjukkan bahwa kulit kerang dari kawasan tersebut berusia lebih 7.000 tahun, manakala kulit kerang dari laut lain berusia sekitar 6.500 tahun. Ballard menerangkan, “Banyak kasus yang terjadi apabila air tawar dari sebuah telaga berubah menjadi air asin dan dampak banjir besar tersebut menyebabkan kawasan daratan yang sangat luas berubah menjadi dasar laut". (Sumber: James Chapman, Daily Mail, UK)