beranda

Senin, 31 Januari 2011

Tentara Langit di dalam Bible (Makhluk Allah dari planet lain di alam semesta)

Pengantar
Kejadian pada jaman dahulu kala, tercatat dalam berbagai prasasti dan tulisan di dinding. Di daerah Timur Tengah dan Afrika, terdapat sebuah kebudayaan yang tergolong maju di masa itu. Di sekitar sungai Efrat dan Tigris berdiri kerajaan Sumeria dan Babilonia. Sementara di Afrika Utara ada kerajaan Mesir dan di daerah timur tengah ada bangsa Yahudi yang kemudian membuat kerajaannya di daerah Kanaan.

Sejarah mencatat bahwa bangsa-bangsa di daerah tersebut mempunyai sistem keagamaan politeisme, yakni menyembah banyak tuhan atau dewa-dewa/dewi. Misalnya untuk bangsa Mesir, dikenal Dewa Amon-Ra sebagai dewa tertinggi. Saya menggunakan kitab perjanjian lama, Kitab Suci umat Kristen/Katolik dalam menganalisa para dewa dan tentara langit. Pada masa itu, praktek penyembahan dewa-dewa banyak dilakukan dan dianggap sebagai menyembah berhala. Ada yang menyembah dewa Baal, dewa matahari, dewa bulan, dan rasi-rasi bintang termasuk mereka menyembah segenap tentara langit. (2Raj 23:5)


Beberapa nama dewa yang tercatat dalam perjanjian lama dan disembah waktu itu:

Asytoret, dewa sembahan orang Sidon (2Raj 23:12)
Kamos, dewa sembahan Moab (2Raj 23:12)
Milkon, dewa sembahan orang Amon (2Raj 23:12) dan orang Gad (Yer 49:1)
Dewa Bel (Yes 46:1) disembah di Babel (Babilonia) (Yer 51:44)
Dewa Nebo (Yes 46:1)
Dewa Gad (Yes 65:11)
Dewa Meni (Yes 65:11)
Dewa Asyera (2Raj 21:3)
Dewa Amon dari Tebe (Yer 46:25)
Betel, dewa kepercayaan orang Israel (Yer 48:13).
Dewa Tamus. (Yeh 8:14)
Kewan, dewa bintang yang disembah orang Israel (Amos 5:26)
Dewa Molokh dan bintang dewa Refan (Kis 7:43)

Pertanyaannya, apakah dewa-dewa itu hanya figur yang dibuat oleh manusia dalam rangka menyembah yang lebih berkuasa atas manusia, ataukah para dewa itu sebenarnya benar-benar ada? Apakah dewa-dewa yang disebut itu sebenarnya tidak ada? Ataukah mereka (para dewa itu) dahulu pernah menampakan diri kepada manusia dan bertindak seakan-akan mereka adalah penguasa yang harus disembah, di mana manusia harus memberi persembahan kepada mereka dengan imbalan keamanan dan keselamatan. Paling tidak mungkin mirip praktek mafia yang minta upeti untuk jaminan keselamatan.

Pada waktu itu, orang Israel dianggap menyembah satu Tuhan, atau mereka merupakan bangsa yang monoteisme. Walau dalam studi antropologi dan sejarah menunjukkan bahwa nampaknya orang Israel ini menyembah beberapa bentuk Tuhan, misalnya ada yang disebut dengan Allah Abraham, ada juga yang disebut dengan Allah Ishak, dan ada juga yang disebut dengan nama Allah Yakub. Namun kebanyakan orang menganggap Allah yang disembah oleh Abraham, Ishak dan Yakub, termasuk yang bertemu dengan nabi Musa adalah sama. Allah yang bertemu dengan nabi Musa disebut dengan YHWH (atau sering disebut dengan Yahweh).

Kita tidak tahu secara pasti, apakah Allah yang disembah oleh orang Israel, yaitu Yahweh ini, adalah Allah satu-satunya yang Maha Kuasa, ataukah sebenarnya tidak berbeda dengan dewa-dewa lain yang disembah oleh bangsa lain di masa itu. Sebuah ayat nampaknya menunjukkan bahwa keberadaan dewa-dewa lain itu bisa dianggap ada, yaitu dalam Yeremia 46:25 :

TUHAN semesta alam, Allah Israel, berfirman: "Sesungguhnya, Aku mendatangkan hukuman atas dewa Amon dari Tebe, atas Firaun beserta Mesir, dewa-dewanya dan raja-rajanya, yakni atas Firaun beserta orang-orang yang percaya kepadanya.
Bila dipikir secara logika, kalau Allah Israel bisa mendatangkan hukuman atas dewa Amon dari Tebe, berarti dewa Amon itu benar-benar ada. Bukankah tidak mungkin memberi hukuman kepada sesuatu yang tidak ada?

Pertanyaannya, siapakah dewa-dewa yang disembah oleh bangsa-bangsa yang ada di masa itu? Dari manakah mereka datang? Pada umumnya para dewa selalu dikatakan bahwa mereka datang dari langit. Apakah mereka datang dari bintang atau planet lain?

Nampaknya, selain dewa-dewa yang disebutkan itu, ada juga suatu makhluk atau kesatuan yang juga disembah oleh kebanyakan orang yang hidup di masa itu, yaitu yang disebut dengan tentara langit. Tentara langit atau dalam bahasa Inggris (sebutan yang dipakai dalam Alkitab berbahasa Inggris) adalah host of heaven. Bahkan orang Israel-pun pernah tercatat menyembah tentara langit ini.

Ia mendirikan kembali bukit-bukit pengorbanan yang telah dimusnahkan oleh Hizkia, ayahnya; ia membangun mezbah-mezbah untuk Baal, membuat patung Asyera seperti yang dilakukan Ahab, raja Israel, dan sujud menyembah kepada segenap tentara langit dan beribadah kepadanya. (2RAJ 21:3)


Siapakah Tentara Langit itu?

BAAL dan ASYERA

Dalam Perjanjian Lama nampaknya tak ada informasi secara khusus tentang Tentara Langit. Namun yang dimaksud sebagai tentara langit nampaknya jelas adalah suatu person atau makhluk. Tentara langit bukan melambangkan aneka benda langit yang dapat dilihat, seperti matahari, bulan dan bintang, melainkan adalah suatu bentuk Alien Life Form (ALF), di mana mereka (tentara langit) adalah makhluk hidup yang juga harus menyembah Allah.
"Hanya Engkau adalah TUHAN! Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan segala yang ada di dalamnya. Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepadaMu. (Nehemia 9:6)

Jelas di sini diungkapkan bahwa tentara langit adalah makhluk hidup yang diciptakan juga oleh Allah dan harus sujud menyembah Allah pula. Namun dalam prakteknya, ternyata tentara langit ini berupaya untuk berkuasa atas manusia dan ingin disembah oleh manusia.
Praktek penyembahan terhadap tentara langit banyak diungkapkan dalam kitab Perjanjian Lama. Dan Allah orang Israel (Yhwh) secara khusus melarang orang israel untuk menyembah kepada Tentara Langit.
.....dan juga supaya jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang, segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu, yang justru diberikan TUHAN, Allahmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka.... (Ulangan 4:19)

...dan yang pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, atau kepada matahari atau bulan atau segenap tentara langit, hal yang telah Kularang itu... (Ulangan 17:3)
Siapakah tentara langit itu? Adakah nama mereka tercatat dalam Perjanjian Lama? Praktek penyembahan kepada tentara langit juga dilakukan oleh orang-orang Israel di jaman dahulu. Salah satunya, mungkin, bernama Asyera dan Baal. Walau demikian, belum tentu juga bahwa Asyera ini adalah salah satu dari Tentara Langit, karena mungkin saja selain tentara langit ada juga dewa lain yang disembah oleh orang Israel yakni yang disebut dengan Asyera dan Baal.
Mereka telah meninggalkan segala perintah TUHAN, Allah mereka, dan telah membuat dua anak lembu tuangan; juga mereka membuat patung Asyera, sujud menyembah kepada segenap tentara langit dan beribadah kepada Baal. (2Raja-Raja 17:16)

Ia mendirikan kembali bukit-bukit pengorbanan yang telah dimusnahkan oleh Hizkia, ayahnya; ia membangun mezbah-mezbah untuk Baal, membuat patung Asyera seperti yang dilakukan Ahab, raja Israel, dan sujud menyembah kepada segenap tentara langit dan beribadah kepadanya. (2Raja-Raja 21:3)
Menurut mitologi bangsa Kanaan dan Israel, Baal adalah dewa hujan, putra dari El. Baal mengalahkan dewa laut Yam dan membangun untuk dirinya sebuah kuil di bukit Saphon. Baal kemudian menyatakan dirinya tidak lagi berada di bawah kekuasaan Mot, dewa kematian. Sementara itu Asyera (atau dalam bahasa Inggris: Asherah) adalah figur dewi (wanita) dan sering disebut sebagai "In Wisdom the Mistress of the Gods" dan "Creator of the Gods" Mungkin sekali
dalam mitologi Yunani, Asyera ini bisa disamakan dengan Hera. Nampaknya ada kemiripan lafal antara Asherah dengan Hera. Patung Asyera ini sering ada di kuil pemujaan dewa Baal, antara lain di Ras Shamrah. Asherah atau Asheroth memang seringkali berkaitan dengan Baal. Asyera juga merupakan dewi kesuburan.
Uniknya, penyembahan terhadap tentara langit juga dilangsungkan bersamaan dengan penyembahan orang Israel kepada Tuhan mereka, Yhwh. Dalam 2Raja-Raja 21:5 tertulis: Dan ia mendirikan juga mezbah-mezbah bagi segenap tentara langit di kedua pelataran rumah TUHAN.

Pada masa itu (pada jaman imam besar Hilkia), orang Israel (dan bangsa Kanaan) umumnya menyembah dewa Baal, Asyera, dewa matahari, dewa bulan, persembahan untuk rasi-rasi bintang dan untuk segenap tentara langit. (2Raja-Raja 23:4-5)
Dalam beberapa teks perjanjian lama, nama dewa Baal, Asyera sering disebut bersama-sama dengan tentara langit. Misalnya pada 2Tawarikh 33:3 : Ia mendirikan kembali bukit-bukit pengorbanan yang telah dirobohkan oleh Hizkia, ayahnya; ia membangun mezbah-mezbah untuk para Baal, membuat patung-patung Asyera dan sujud menyembah kepada segenap tentara langit dan beribadah kepadanya.
Tentang jumlahnya, nampaknya tentara langit ini cukup banyak. Artinya bukan hanya terdiri dari satu atau dua oknum saja. Hal ini diungkap di Kitab Yeremia 33:22:
"Seperti tentara langit tidak terbilang dan seperti pasir laut tidak tertakar, demikianlah Aku akan membuat banyak keturunan hambaKu Daud dan orang-orang Lewi yang melayani Aku."
Untuk studi banding, saya membuka buku "Indeks Al Quran" untuk mencari kata Tentara Langit. Ternyata saya menemukan bahwa Tentara Langit juga terdapat dalam Al Quran, yaitu terdapat dalam Surat Al Fat-h (48:4 dan 48:7)
Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang muk'min supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (48:4)

Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (48:7)
Di bawahnya terdapat catatan kaki tentang tentara langit: Yang dimaksud dengan tentara langit dan bumi ialah penolong yang dijadikan Allah untuk orang-orang muk'min seperti malaikat-malaikat, binatang-binatang, angin taufan dan sebagainya.
**Al Qur'an dan terjemahannya (Juz 1 - Juz 30) Departemen Agama RI.
Tentang dewa Baal dan Asyera (dlm bahasa Inggris: Asherah)dapat lihat di:
1. "Gods & Men, Mythology and Legend"
2. "The Baal (and the Asherah?) in Seventh-Century Judah"
3. "Asherah"  

Tentara Langit dan Tentara Sorga
Apakah tentara langit ini sama dengan tentara sorga? Tentang tentara sorga ini terdapat dalam: 2Tawarikh 18:18 dan Injil Lukas 2:13
Kata Mikha: "Sebab itu dengarkanlah firman TUHAN. Aku telah melihat TUHAN sedang duduk di atas takhtaNya dan segenap tentara sorga berdiri di sebelah kananNya dan di sebelah kiriNya. (2Taw 18:18)
universal
Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: " Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya." (Lukas 2:13-14)
Selain itu, dalam malaikat-malaikat juga sering dinamakan bala tentara Allah. Dalam kitab Kej 32:2, Ketika Yakub melihat mereka, berkatalah ia: "Ini bala tentara Allah." Sebab itu dinamainyalah tempat itu Mahanaim. (waktu itu Yakub 'bermimpi' melihat di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik
di tangga itu. (Kejadian 28:12))
Salah satu tindakan yang dilakukan oleh tentara Allah ini yang pernah tercatat di perjanjian lama adalah membantai 185.000 orang di perkemahan Asyur. Selain itu, dua malaikat pernah datang ke Sodom dan Gomora untuk menghukum serta menghancurkan kedua kota itu. Entah dengan cara bagaimana dan menggunakan senjata pembunuh massal macam apa.
Maka pada malam itu keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuhNyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka! (2RAJ 19:35)

Kemudian Tuhan, menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora,

berasal dari TUHAN, dari langit. (KEJ 19:24)
Walau demikian, tentara langit dengan bala tentara Allah tidak bisa dianggap sama. Tentara langit nampaknya merupakan kumpulan kesatuan yang bersifat jahat atau buruk, yang tidak disukai oleh Allah. Dan dari beberapa ayat dalam perjanjian lama, di mana dewa Baal sering disebut bersamaan dengan tentara langit, agaknya dewa Baal merupakan kepala atau pemimpin dari
tentara langit.
Mereka telah meninggalkan segala perintah TUHAN, Allah mereka, dan telah membuat dua anak lembu tuangan; juga mereka membuat patung Asyera, sujud menyembah kepada segenap tentara langit dan beribadah kepada Baal. (2 Raja-Raja 17:16)
Fakta lain bahwa Baal adalah pemimpin para tentara langit dapat dilihat pada Injil Matius 9:34.
Tetapi ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata: "Dengan Beelzebul, penghulu setan, Ia mengusir setan." (Matius 9:34) Bila Beelzebul penghulu setan, sementara Baal pemimpin tentara langit, berarti apakah tentara langit adalah sama dengan setan (roh-roh jahat)?
Jadi, tentara langit merupakan deity yang ingin berkuasa atas manusia atau ingin disembah manusia, sementara tentara sorga (tentara Allah) merupakan malaikat-malaikat yang setia kepada Allah. Tentang hal ini juga diungkap dalam Mazmur 82:1. "Allah berdiri dalam sidang ilahi, di antara para allah Ia menghakimi."

Aku sendiri telah berfirman: "Kamu adalah allah, dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian, namun seperti manusia kamu akan mati dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas." (Mazmur 82:6-7)

Pernyataan dalam kitab Mazmur 82:6-7 ini bila menunjukkan kepada keberadaan allah atau dewa-dewa atau tentara langit, maka keberadaan mereka tidaklah kekal. Artinya, mereka bisa mati. Kalaupun eksistensi tentara langit dengan tentara Allah itu bersumber dari kesatuan yang sama (dalam pengertian bahwa tentara langit semula adalah tentara Allah yang memberontak), berarti tentara Allah atau malaikat juga bisa mati.
Segenap tentara langit akan hancur, dan langit akan digulung seperti gulungan kitab, segala tentara mereka akan gugur seperti daun yang gugur dari pohon anggur, dan seperti gugurnya daun pohon ara. (Yesaya 34:4) 

Apakah Tentara Langit merupakan makhluk luar angkasa?

Istilah nama Tentara Langit dalam perjanjian lama sebenarnya sudah menunjukkan bahwa mereka dari bintang-bintang. Tentara langit ini merupakan suatu makhluk hidup, yang bisa mati dan nampaknya mereka mempunyai keinginan agar keberadaan mereka disembah oleh manusia sebagai suatu kekuatan yang bisa menentukan nasib manusia. Namun benarkah tentara langit itu berasal dari bintang-bintang? Suatu ayat dalam kitab Daniel menjelaskan akan hal ini:
Ia menjadi besar, bahkan sampai kepada bala tentara langit, dan bala tentara itu, dari bintang-bintang, dijatuhkannya beberapa ke bumi, dan diinjak-injaknya. (Daniel 8:10)

Dikatakan dalam kitab Daniel tersebut bahwa bala tentara langit itu berasal dari bintang-bintang. Dengan demikian, merupakan suatu fakta bahwa tentara langit itu merupakan makhluk dari luar angkasa atau merupakan alien (ET).
Dijelaskan pula dalam Perjanjian Lama bahwa Tuhan-lah yang menciptakan segala sesuatu, termasuk menciptakan tentara langit tersebut. Ada tertulis dalam kitab Nehemia:
"Hanya Engkau adalah TUHAN! Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan segala yang ada di dalamnya. Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembahkepadaMu...." (Neh 9:6)
                                                 Legion Paradise lost - Gustave Dore great theatrics
Bala tentara langit

Hal yang sama juga diungkapkan dalam kitab Yesaya 40:26 di mana ada tertulis:
Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satupun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat. (Yes 40:26)
Fakta lain tentang tentara langit ini merupakan suatu kesatuan yang banyak dan besar serta menginginkan agar keberadaan mereka disembah oleh manusia adalah petunjuk bahwa jumlah mereka yang sangat besar (dalam Yeremia 33:22) serta pada jaman dahulu keberadaan mereka disembah disamping manusia menyembah matahari dan bulan.
...dan diserahkan di depan matahari, di depan bulan dan di depan segenap tentara langit yang dahulunya dicintai, diabdi, diikuti, ditanyakan dan disembah oleh mereka. Semuanya itu tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi pupuk di ladang. (Yeremia 8:2)

Petunjuk di atas menggambarkan bahwa keberadaan tentara langit di masa lalu adalah dicintai, diabdi, diikuti, ditanyakan sekaligus disembah. Hanya saja, tindakan manusia menyembah tentara langit ini tidak disukai oleh Tuhan. Karena sebenarnyalah tentara langit ini juga harus menyembah Tuhan sebagai penciptanya.
Kembali kepada persoalan, bila memang benar bahwa tentara langit ini merupakan makhluk cerdas dari luar angkasa (dari bintang/planet lain), maka kunjungan para alien itu sudah dimulai sejak jaman dahulu kala. Dan boleh jadi, sebagian dari mereka kemudian menetap di bumi ini dan bergaul dengan manusia lain. Suatu ayat dalam perjanjian lama menceritakan bahwa pada jaman dahulu, anak-anak allah bergaul dan mengambil anak-anak perempuan manusia sebagai isterinya sehingga melahirkan manusia-manusia yang gagah perkasa di masa itu. Ini dikisahkan dalam kitab Kejadian 6:4.
Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan. (Kej 6:4)

Kisah di atas, salah satunya bila dikaitkan dengan mitologi Yunani, maka perkimpoian antara dewa Zeus dengan wanita bumi melahirkan Hercules yang merupakan manusia gagah perkasa. Demikian juga kisah kelahiran Simson, di mana orang tuanya (Zora dan Manoah) yang mandul dan tidak punya anak, memohon kepada Tuhan agar dikaruniai anak. Kemudian malaikat Tuhan
menampakkan diri kepada perempuan itu (Manoah) dan mengatakan bahwa: "Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki..." (Hakim-Hakim 13:3) Lahirlah kemudian Simson, manusia yang kuat dengan syarat bahwa dia tidak boleh minum anggur atau minum minuman yang memabukkan serta tidak boleh dicukur rambut kepalanya.
Dengan kemampuan yang dimiliki malaikat Tuhan itu, maka wanita yang mandul bisa mempunyai anak. Ini juga terjadi pada Sara (istri Abraham/nabi Ibrahim) yang juga dikatakan mandul dan akhirnya mempunyai anak di masa tuanya. Demikian juga pada Maria (Maryam) yang mengandung anak meski tidak bersetubuh dengan laki-laki (masih perawan). Memang, semua itu tidaklah mustahil bagi Allah.
Persoalannya, di masa kini, dengan teknologi bayi tabung atau inseminasi buatan memang bisa dilakukan hal serupa. Ditambah lagi dengan adanya bank sperma, sehingga setiap wanita yang mau punya anak bisa punya anak meskipun tidak punya suami/bersetubuh.

Keberadaan tentara langit di masa lalu selain dialami oleh bangsa Israel kuno, bisa jadi juga dialami oleh bangsa-bangsa lain yang hidup di masa itu, misalnya seperti bangsa Mesir, Sumeria, Kanaan dan Babylonia.
Di Mesir mereka memuja beberapa figur dewa dengan kepala binatang, misalnya Horus yang berkepala burung (burung Falcon), Anubis yang berkepala serigala (dalam mitologi Yunani diidentifikasi sama dengan Hermes), Ra yang digambarkan mempunyai muka seperti burung rajawali (hawk), Hathor digambarkan berkepala sapi, Mut berkepala seperti burung nasar, Thoth berkepala burung bangau, sementara Ptah berkepala manusia (namun kadangkala berupa lembu jantan/inkarnasi dalam bentuk lembu jantan yang disebut dengan nama Apis). (Sumber: Microsoft Encarta 98 Encyclopedia)
Sebagai tambahan, di Indonesia dikenal dewa berkepala gajah bernama Ganesha (dari mitologi India/Hindu). Tentang Ganesha bisa dilihat di :
1. http://www.geocities.com/RodeoDrive/1415/gan.html
2. http://www.geocities.com/TimesSquare/Arcade/8770/

Selain itu ada juga Hanoman atau Hunuman yang berwajah kera, yang meski bukan dianggap dewa namun punya kemampuan untuk terbang.
Pertanyaannya, apakah mereka sekedar menggunakan topeng dalam bentuk hewan, ataukah mereka memang berwajah seperti itu? Dalam film Stargate, para dewa Mesir ini digambarkan sebagai makhluk dari luar angkasa yang memakai topeng-topeng dalam bentuk seperti itu yang dapat dilepas atau dibuka. Saat inipun, upaya mempelajari piramid Mesir tetap dilakukan dan nampaknya ada tulisan hiroglip yang menjelaskan bahwa ada jalan menuju ke bintang yang berupa pintu gerbang surga (heaven gate) atau yang saat ini juga ditafsirkan sebagai jalan menuju ke bintang (star-gate). Tentang stargate bisa kunjungi ke:
1. http://home.earthlink.net/~pleiadesx/
2. http://www.rtd.com/~stargate/stargate.html

Malaikat, Kerub, Serafim dan Iblis

Selain Tentara Langit, makhluk lain yang berasal dari langit dan mampu terbang adalah malaikat, iblis, kerub dan Serafim. Saya akan mencoba membahas satu per satu tentang keberadaan ke empat makhluk ini secara garis besar saja.

Untuk yang pertama, saya akan membahas tentang keberadaan malaikat yang banyak diceritakan dalam perjanjian lama maupun perjanjian baru.
Salah satu ayat di perjanjian lama tentang malaikat:
Kemudian bergeraklah Malaikat Allah, yang tadinya berjalan di depan tentara Israel, lalu berjalan di belakang mereka; dan tiang awan itu bergerak dari depan mereka, lalu berdiri di belakang mereka. (Keluaran 14:19)
Salah satu ayat di perjanjian baru tentang malaikat:
Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. (Matius 28:2)
Jelas bahwa malaikat berasal dari langit dan bukan berasal dari bumi. Ada satu hal yang menarik dari malaikat ini, yaitu:
Dan Malaikat TUHAN mengulurkan tongkat yang ada di tanganNya; dengan
ujungnya disinggungNya daging dan roti itu; maka timbullah api dari batu itu
dan memakan habis daging dan roti itu. Kemudian hilanglah Malaikat TUHAN
dari pandangannya. (Hakim-Hakim 6:21)

Jadi malaikat itu digambarkan mempunyai sebuat tongkat (senjata ?) yang ujungnya bila ditempelkan ke daging dan roti kemudian bisa timbul api dan membuat daging dan roti itu habis. Apakah tongkat yang dibawa malaikat itu sama dengan tongkat Musa?

Kemudian Musa mengajak istri dan anak-anaknya lelaki, lalu menaikkan mereka ke atas keledai dan ia kembali ke tanah Mesir; dan tongkat Allah itu dipegangnya di tangannya. (Keluaran 4:20)

Musa berkata kepada Yosua: "Pilihlah orang-orang bagi kita, lalu keluarlah berperang melawan orang Amalek, besok aku akan berdiri di puncak bukit itu dengan memegang tongkat Allah di tanganku." (Kel 17:9)

Dari ayat ini bisa diambil kesimpulan bahwa tongkat yang dibawa oleh nabi Musa adalah merupakan tongkat Allah atau tongkat pemberian dari Allah.
Selain tongkat, nampaknya malaikat juga mempunyai senjata lain, yaitu pedang. Ini dapat dijumpai di: Kemudian TUHAN menyingkapkan mata Bileam; dilihatnya Malaikat TUHAN dengan pedang terhunus di tanganNya berdiri di jalan, lalu berlututlah ia dan sujud. (Bilangan 22:31)
Malaikat Tuhan nampaknya juga mempunyai tugas untuk melakukan eksekusi (bahkan eksekusi massal), misalnya dalam peristiwa penghancuran kota Sodom dan Gomora (Kej 19:24), pembunuhan anak sulung bangsa Mesir (Kel 11:5), membunuh 185 ribu di perkemahan Asyur (2Raj 19:35).

Tentang pakaian malaikat, agaknya secara umum malaikat digambarkan berpakaian lenan (warna putih) dengan ikat pinggang berwarna emas. Ini bisa dijumpai di Daniel 10:5 dan Wahyu 15:6. Perjumpaan Yehezkiel (Ezekiel) dengan malaikat juga digambarkan sebagai orang yang berpakaian lenan. Tradisi berpakaian lenan ini tampaknya dilakukan juga oleh suku Lewi, di mana suku ini merupakan suku pilihan di antara bangsa Israel yang khusus melayani Tuhan. DalamInjil Yohanes 20:12 juga ada tertulis: dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring.

Jadi, secara umum, nampaknya malaikat terlihat berpakaian putih.
Apakah malaikat bersayap? Sejauh ini menurut penggambaran di Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, malaikat diceritakan tanpa sayap. Makhluk yang digambarkan bersayap adalah Kerub dan Serafim.
Tentang Kerub, merupakan suatu makhluk dengan dua sayap dan bisa terbang.
Ia mengendarai kerub, lalu terbang, dan tampak di atas sayap angin. (2 Samuel 22:11)

Jadi kerub-kerub itu mengembangkan kedua sayapnya di atas tempat tabut itu,

sehingga kerub-kerub itu menudungi tabut serta kayu-kayu pengusungnya dari
atas. (2 Tawarikh 5:8)
Dari 2Samuel 22:11, nampaknya kerub merupakan sebuah kendaraan. Mengenai kerub ini, timbul pertanyaan, apakah kerub ini tidak sama dengan Buraq yang merupakan binatang (?) bersayap yang membawa nabi Muhammad SAW terbang? Dilihat dari namanya: kerub dengan buraq, nampaknya ada kemiripan lafal.
Lain halnya dengan kerub, serafim merupakan makhluk bersayap enam. Tentang serafim bisa dijumpai di kitab Yesaya saja.

Para Serafim berdiri di sebelah atasNya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. (Yesaya 6:2)

Jelas keberadaan makhluk-makhluk yang mampu terbang dan bukan berasal dari bumi ini menunjukkan adanya kehidupan lain di luar bumi ini. Tentang iblis, nampaknya ada perbedaan antara kitab Injil dengan Al Quran tentang keberadaannya. Menurut Injil, Iblis adalah malaikat yang jatuh karena ingin mengambil alih kekuasaan Allah, sementara menurut Al Quran, Iblis dianggap tidak patuh kepada Allah karena tidak mau menuruti perintah Allah untuk bersujud kepada Adam. Menurut Al Quran, iblis adalah dari golongan jin yang diciptakan dari api, sementara malaikat diciptakan dari cahaya.
Iblis juga merupakan makhluk yang bisa terbang dan asalnya juga dari langit. Beberapa ayat tentang iblis:
Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi." (Ayub 1:7)

Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit." (Lukas 10:18)


Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datang juga Iblis untuk menghadap TUHAN. (Ayub 2:1)


Dan Iblis membawaNya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepadaNya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya... (Matius

4:8)
Selain makhluk-makhluk yang bukan berasal dari bumi itu, yakni malaikat, kerub, serafim dan iblis, dalam perjanjian lama juga ada makhluk lain yang disebut/dinamakan jin.
...tetapi yang akan berbaring di sana ialah binatang gurun, dan rumah-rumah
mereka akan penuh dengan burung hantu; burung-burung unta akan diam di sana,
dan jin-jin akan melompat-lompat.. (Yesaya 13:21)

Jin-jin akan diam di dalamnya, dan para pemukanya akan tidak ada lagi; tidak

ada lagi di sana yang dimaklumkan sebagai raja, dan semua pemimpinnya sudah
lenyap. (Yesaya 34:12)

Di sana berpapasan binatang gurun dengan anjing hutan, dan jin bertemu

dengan temannya; hantu malam saja ada di sana dan mendapat tempat
perhentian. (Yesaya 34:14)
Nampaknya mengenai jin ini adalah makhluk yang berada di bumi dan diceritakan pula bahwa ada juga praktek menyembah jin.
...dan mengangkat bagi dirinya imam-imam untuk bukit-bukit pengorbanan untuk
jin-jin dan untuk anak-anak lembu jantan yang dibuatnya. (2Tawarikh 11:15)
Informasi tentang jin ini sangat terbatas di kitab Injil. Di dalam Al Quran, informasi tentang jin ini jauh lebih banyak.
Persembahan untuk YHWH, Baal dan Tentara Langit

Nampaknya setiap acara ritual keagamaan selalu ada tradisi memberi persembahan kepada Tuhan atau dewa-dewa yang disembahnya. Tradisi memberi persembahan kepada Yhwh atau Tuhan untuk pertama kalinya dicatat dalam perjanjian lama dilakukan oleh Kain dan Habel, anak-anak Adam dan Hawa.
Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan; Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu... (Kejadian 4:3-4)
Setelah Tuhan menampakkan diri kepada Nabi Musa dan menyatakan dirinya, maka Tuhan membuat aturan-aturan dalam memberi persembahan kepada-Nya. Bebetrapa peraturan itu antara lain adalah:
Kemudian haruslah kaubakar seluruh domba jantan itu di atas mezbah; itulah korban bakaran, suatu persembahan yang harum bagi TUHAN, yakni suatu korban
api-apian bagi TUHAN. (Keluaran 29:18)

Orang kaya janganlah mempersembahkan lebih dan orang miskin janganlah mempersembahkan kurang dari setengah syikal itu pada waktu dipersembahkan persembahan khusus itu kepada TUHAN untuk mengadakan pendamaian bagi nyawa kamu sekalian. (Keluaran 30:15)

Berkatalah Musa kepada segenap jemaah Israel: "Inilah firman yang diperintahkan TUHAN, bunyinya: Ambillah bagi TUHAN persembahan khusus dari barang kepunyaanmu; setiap orang yang terdorong hatinya harus membawanya sebagai persembahan khusus kepada TUHAN: emas, perak, tembaga, kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi, lenan halus, bulu kambing; kulit domba jantan yang yang diwarnai merah, kulit-kulit lumba-lumba, kayu penaga, minyak untuk penerangan, rempah-rempah untuk minyak urapan dan untuk ukupan dari wangi-wangian, permata krisopras dan permata tatahan untuk baju efod dan untuk tutup dada. (Keluaran 35:4-9)

Maka datanglah mereka, baik laki-laki maupun perempuan, setiap orang yang terdorong hatinya, dengan membawa anting-anting hidung, anting-anting telinga, cincin meterai dan kerongsang, segala macam barang emas; demikian juga setiap orang yang mempersembahkan persembahan unjukan dari emas bagi TUHAN. (Keluaran 35:22)
Cukup menarik sebenarnya, mengapa Tuhan membutuhkan persembahan berupa barang-barang berharga dan logam-logam mulia. Nampaknya persembahan itu dilakukan sebagai suatu balas jasa atas keselamatan yang diberikan oleh Tuhan. Ini tertuang dalam Kitab Keluaran 30:15, yaitu ada tertulis: "persembahan khusus itu kepada TUHAN untuk mengadakan pendamaian bagi nyawa kamu sekalian."
Selain itu, hal menarik lainnya dalam persembahan korban bakaran, adalah ada dua hal yang amat disukai oleh Tuhan, yakni lemak dan darah. Tentang kedua hal ini dapat diketemukan dalam ayat:
Dengan tangannya sendirilah harus ia membawa segala korban api-apian TUHAN; adapun lemaknya, haruslah dibawanya beserta dadanya, supaya dadanya itu diunjukkan sebagai persembahan unjukan di hadapan TUHAN. (Imamat 7:30)

Kemudian haruslah ia menyembelih lembu itu di hadapan TUHAN, dan anak-anak Harun, imam-imam itu, harus mempersembahkan darah lembu itu dan menyiramkannya pada sekeliling mezbah yang di depan pintu Kemah Pertemuan. (Imamat 1:5)
Mungkin karena alasan bahwa lemak dan darah itu disukai oleh Tuhan sebagai hal yang harus dipersembahkan kepada Tuhan, maka rupanya Tuhan mengeluarkan larangan kepada orang Israel untuk memakan lemak dan darah.
Inilah suatu ketepatan untuk selamanya bagi kamu turun temurun di segala tempat kediamanmu: janganlah sekali-kali kamu makan lemak dan darah." (Imamat 3:17)
Agak berbeda dengan pesembahan kepada Tuhan, pada pemujaan ke Dewa Baal, nampaknya yang diminta sebagai korban persembahan adalah manusia, yakni anak-anak. Beberapa ayat menunjukkan adanya fakta bahwa di masa itu terjadi kebiasaan untuk mengorbankan anak-anak kepada dewa-dewa yang disembahnya.
Mereka telah mendirikan bukit-bukit pengorbanan bagi Baal untuk membakar anak-anak mereka sebagai korban bakaran kepada Baal, suatu hal yang tidak pernah Kuperintahkan atau Kukatakan dan yang tidak pernah timbul dalam hatiKu. (Yeremia 19:5)

Dalam membawa persembahan persembahanmu, yaitu mempersembahkan anak-anakmu sebagai korban dalam api, kamu menajiskan dirimu dengan segala berhala-berhalamu sampai hari ini, apakah Aku masih mau kamu minta petunjuk dari padaKu, hai kaum Israel? Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku tidak mau lagi kamu minta petunjuk dari padaKu. (Yehezkiel 20:31)

Yang menjadi pertanyaan, ketika Abraham (nabi Ibrahim) mendapat perintah dari Tuhan untuk mempersembahkan anaknya (dalam tradisi Islam adalah Ismael, sementara tradisi Kristen, Katolik dan Yahudi adalah Ishak), dari siapakah sebenarnya perintah itu diberikan? Apakah memang benar Tuhan ingin menguji kesetiaan Abraham? Apakah memang tradisi mempersembahkan anak ini sudah terjadi sebelumnya?
FirmanNya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." (Kejadian 22:2)
Yhwh, Allah orang Israel, digambarkan sebagai Allah yang pencemburu dan mudah sekali murka. Dalam kalau Yhwh sampai murka, maka akibatnya tidak akan baik.
Sebab TUHAN, Allahmu, adalah api yang menghanguskan, Allah yang cemburu. (Ulangan 4:24)

Ketika Israel berpasangan dengan Baal-Peor, bangkitlah murka TUHAN terhadap Israel: lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Tangkaplah semua orang yang mengepalai bangsa itu dan gantunglah mereka di hadapan TUHAN di tempat terang, supaya murka TUHAN yang bernyala-nyala itu surut dari pada Israel."
(Bilangan 25:3-4)

Jika demikian, maka akan bangkitlah murka TUHAN terhadap kamu dan Ia akan menutup langit, sehingga tidak ada hujan dan tanah tidak mengeluarkan hasil, lalu kamu lenyap dengan cepat dari negeri yang baik yang diberikan TUHAN kepadamu. (Ulangan 11:17)
Selain itu Yhwh, Allah orang Israel, sangat tidak senang dengan keberadaan dewa-dewa lain yang disembah dan juga dengan tentara langit.
Janganlah engkau sujud menyembah kepada allah mereka atau beribadah kepadanya, dan janganlah engkau meniru perbuatan mereka, tetapi haruslah engkau memusnahkan sama sekali patung-patung berhala buatan mereka, dan tugu-tugu berhala mereka haruslah kauremukkan sama sekali. (Keluaran 23:24)

Maka pada hari itu TUHAN akan menghukum tentara langit di langit dan
raja-raja bumi di atas bumi. (Yesaya 24:21)
Pemujaan terhadap tentara langit di masa lalu (jaman nabi Musa) nampaknya masih tetap diingat walau sampai pada jaman setelah Yesus lahir. Bahkan beberapa sekte setan sampai saat ini masih ada yang menyembah dewa Baal. Dalam Kisah Para Rasul ada tertulis:
Maka berpalinglah Allah dari mereka dan membiarkan mereka beribadah kepada bala tentara langit, seperti yang tertulis dalam kitab nabi-nabi: Apakah kamu mempersembahkan kepadaKu korban sembelihan dan persembahan selama empat
puluh tahun di padang gurun itu, hai kaum Israel? (Kis 7:42) 
  
Benarkah mereka datang dari Luar Angkasa?

Dalam pembahasan terdahulu sebuah ayat dalam Perjanjian Lama menyebutkan bahwa tentara langit berasal dari bintang-bintang.
Ia menjadi besar, bahkan sampai kepada bala tentara langit, dan bala tentara itu, dari bintang-bintang, dijatuhkannya beberapa ke bumi, dan diinjak-injaknya. (Daniel 8:10)
Pertanyaannya, apakah memang ada kehidupan di bintang-bintang atau di luar angkasa? Apakah keberadaan tentara langit itu cuma rekayasa atau fantasi manusia saja? Banyak teori antropologi yang mengatakan bahwa dewa-dewi jaman dahulu hanya merupakan pengambaran manusia akan sesuatu pribadi yang lebih berkuasa dari manusia. Apakah itu memang cuma sekedar penggambaran manusia, ataukah sesungguhnya memang telah datang para tamu dari angkasa luar yang kini sering disebut dengan UFO?

Tentang keberadaan tentara langit ini dalam perjanjian lama sering disebutkan dalam kalimat-kalimat yang dikemukakan oleh Tuhan sendiri (Allah orang Israel atau Yahweh). Persoalannya, sejauh mana kita memandang perkataan Yahweh itu hanya kata-kata kiasan atau penggambaran manusia saja, atau memang merupakan suatu fakta yang tidak perlu diragukan kebenarannya.

"Apabila di tengah-tengahmu di salah satu tempatmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, ada terdapat seorang laki-laki atau perempuan yang melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allahmu, dengan melangkahi perjanjianNya, dan yang pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, atau kepada matahari atau bulan atau segenap tentara langit, hal yang telah Kularang itu..." (Ulangan 17:2-3)
Larangan Tuhan untuk menyembah tentara langit dan berhala-berhala lainnya tertuang juga dalam ayat ini: "Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi." (Keluaran 20:4)
Jadi ada tiga bentuk berhala sebagai penggambaran dewa-dewa, yakni pertama yang menyerupai makhluk yang datang dari langit, kemudian yang ada di bumi di bawah (bawah tanah?), dan makhluk yang ada di dalam air di bawah bumi. Apakah memang ada jenis makhluk hidup selain yang dari langit, yaitu yang hidup di dalam (pusat) bumi dan di dasar samudera?

Saat ini, di jaman keemasan teknologi ini, kehadiran UFO nampaknya banyak dilaporkan. Walau keberadaannya belum diakui secara resmi oleh pemerintah dan masih banyak orang yang skeptis terhadap kebenaran adanya UFO ini, namun banyak peristiwa-peristiwa ganjil yang ada di Perjanjian Lama yang mungkin kalau saat ini akan disebut sebagai UFO.
Malaikat, sebagai makhluk yang paling dipercaya eksistensinya, memang bisa menjadi suatu bahan studi yang menarik dan serius. Malaikat memang makhluk yang bisa dianggap berlainan dimensinya dengan dimensi manusia. Menurut agama Islam, malaikat tergolong makhluk gaib, diciptakan dari cahaya. Malaikat juga mampu terbang secepat kilat. Diterangkan dalam Surat Al
Ma'aarij:4. "Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun."
Kebenaran adanya malaikat, sebenarnya sudah merupakan suatu bukti bahwa bukan hanya manusia yang menghuni alam semesta ini. Secara nyata dijelaskan bahwa malaikat bukanlah makhluk bumi dan diciptakan sebelum adanya manusia. Dan malaikat juga bukan diciptakan di bumi atau untuk menghuni bumi ini. Malaikat adalah makhluk hidup, merupakan extra-terrestrial life. Persoalannya, memang malaikat hidup di dimensi yang berbeda dengan manusia.

Dari manakah malaikat itu datang? Jelas mereka datang dari luar bumi, menurut petunjuk dari ajaran agama, mereka datang dari sorga.
Pertanyaan selanjutnya, berbedakan entity antara tentara langit dengan malaikat? Bagaimana dengan anak-anak Allah yang dikemukan dalam kitab Kejadian 6:4.
Dalam sebuah surat di Perjanjian Baru, yakni Surat Efesus 6:12 dikatakan:
"...karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan
pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu
dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara."

Apakah ini merupakan ancaman dari UFO? Siapakah yang dimaksud dengan roh-roh jahat di udara? Dalam Perjanjian Baru disebutkan: Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit." (Lukas 10:18) Dalam ajaran Kristen/Katolik, kita selalu diingatkan bahwa akan adanya tokoh AntiKristus, sementara dalam ajaran agama Islam juga diingatkan akan kemunculan Dajjal. Tokoh jahat yang akan mencoba menguasai dunia.
Bila seandainya makhluk angkasa luar itu memang ada dan mereka hadir atau pernah hadir di antara manusia, tentunya ada yang baik dan ada juga yang jahat. Yang baik akan datang dengan ciri persahabatan, sementara yang jahat datang dengan tujuan ingin menguasai, menjajah dan menindas. Boleh jadi mereka (yang jahat) nampak memberikan bantuan pertolongan, namun biasanya akan selalu diikuti dengan permintaan balasan yang mengerikan.

Apakah tentara langit itu masih ada sampai sekarang? Nampaknya menurut Perjanjian Lama, keberadaan mereka masih ada sampai sekarang. Setidaknya, menurut kitab Yesaya tentang akhir jaman disebutkan: "Segenap tentara langit akan hancur, dan langit akan digulung seperti gulungan kitab, segala tentara mereka akan gugur seperti daun yang gugur dari pohon anggur, dan seperti gugurnya daun pohon ara." (Yesaya 34:4) Mereka dinubuatkan akan mengalami kehancuran, tapi mereka saat ini masih ada.

Yang menjadi pertanyaan, apakah tentara langit itu merupakan entity yang jahat? Dalam kitab Yeremia 8:2 ada tertulis: "...dan diserahkan di depan matahari, di depan bulan dan di depan segenap tentara langit yang dahulunya dicintai, diabdi, diikuti, ditanyakan dan disembah oleh mereka." Berarti di masa lalu, keberadaan tentara langit itu dicintai dan disembah. Keberadaan ini menunjukkan bahwa mereka hadir dengan diterima secara baik. Apakah dengan adanya petunjuk tentang tentara langit dalm ayat ini mengungkapkan bahwa mereka adalah entity yang baik sehingga mereka dicintai? Namun rupanya pada perkembangannya, sebagian tentara langit ini menjadi entity yang jahat dan ingin menguasai pihak lain.
Tentara langit, malaikat, kerub, serafim dan iblis, merupakan makhluk-makhluk yang tidak berasal dari bumi. Namun keberadaan mereka diungkapkan secara nyata dalam Alkitab. Jelas bahwa tentara langit itu datang dari bintang-bintang (Yesaya 40:26 & Daniel 8:10) dan jumlahnya sangat banyak (Yeremia 33:22). Mereka tidak cuma datang dari satu bintang melainkan dari bintang-bintang.

Penutup

Banyak pertanyaan yang muncul tentang tentara langit ini:
1. Benarkah mereka benar-benar ada?
2. Di manakah mereka saat ini?
3. Akankah mereka kembali ke bumi?
4. Apakah keberadaan mereka sama dengan dimensi kita (manusia)?
Pertanyaan-pertanyaan di atas tentunya tidak bisa dijawab dengan mudah. Keberadaan para dewa di jaman dahulu saat ini cuma merupakan legenda dan mitos. Namun, kita yang hidup saat ini sangat mempercayai apa yang tertulis dalam kitab suci agama kita, sebagai Firman Allah yang benar.

Mungkin bagi orang yang tidak percaya akan menganggap cerita dalam kitab suci cuma
merupakan mitos atau legenda atau karangan imajinasi orang jaman dahulu.
Bagaimana dengan mitologi Yunani? Bagaimana dengan dewa-dewa dalam kisah pewayangan (Hindu)? Benarkah para dewa di jaman dahulu punya istana di puncak gunung (Sinai, Olympus dan Himalaya)? Bila memang benar jaman dahulu manusia bisa berkomunikasi dengan para malaikat atau para dewa, mengapa di jaman ini tidak ada lagi? Ataukah kita yang tidak bisa percaya bila ada orang yang mengatakan bahwa dirinya telah bertemu dengan malaikat?
Di Kitab Wahyu ada tertulis mengenai beberapa jenis malaikat. Ada malaikat yang berkuasa atas api (Wahyu 14:18) ada yang berkuasa atas air (Wahyu 16:5), ada yang disebut dengan malaikat jurang maut (Wahyu 9:11) yang namanya dalam bahasa Yunani ialah Apolion.

Apakah malaikat yang berkuasa atas api, air dan jurang maut ini tidak sama dengan dewa-dewa yang berkuasa atas air (dewa air atau dewa laut), api (dewa api) dan jurang maut (dewa alam baka)? Pertanyaannya, apakah malaikat itu sebenarnya sama dengan para dewa yang disembah oleh banyak bangsa-bangsa di jaman dahulu?
Dari semua ini nampaknya ada suatu kenyataan bahwa keberadaan manusia di bumi ini tidaklah sendirian. Banyak makhluk dari luar bumi yang berusaha untuk menguasai manusia dan bumi ini. Namun mungkin sampai saat ini manusia (bumi) masih dilindungi. Seperti ada tertulis dalam kitab Mazmur: "sebab malaikat-malaikatNya akan diperintahkanNya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu." (Mazmur 91:11)

-selesai- 

Piramida adalah fakta atau bukti makhluk dari planet lain pernah datang ke bumi

Sebelum ada berita UFO atau bentuk makhluk cerdas  asing difilmkan dan disiarkan di TV mainstream, tidak mungkin  semua masyarakat umum akan percaya pada semua bahwa ada ada penampakan UFO yang sporadis yang kerap kali diberitakan lewat TV ataupun koran setiap tahun. Konfirmasi dari Pemerintah Amerika Serikat lewat NASA yang Aliens benar-benar ada bahwa kita semua menunggu aliens muncul dan benar benar ada sebagai bukti. Faktanya, hal itu belum datang juga yang menyebabkan banyak orang percaya bahwa UFO tidak ada. Namun ada BANYAK bukti yang mereka lakukan. Saya lebih menekankan pada bukti sejarah daripada gambar dan video ufo saat ini.
 Bukti yang luar biasa dari UFO dari peradaban masa lalu di bumi adalah bukti yang paling meyakinkan menurut pemikiran saya, bangunan-bangunan batu raksasa seperti Piramida Agung di Mesir, atau Nazca Lines di Peru adalah beberapa bukti terbaik.Mereka masih berdiri sampai hari ini sementara di zaman modern ini penampakan UFO hanya berlangsung beberapa menit.Tidak ada cara yang mungkin meskipun apa yang Anda mungkin telah melihat di TV bahwa budaya kuno bisa telah membangun monumen yang mengagumkan seperti seperti Machu Pichu, Piramida Besar, Lines Nazca atau bahkan Stonehenge.
Apa yang paling mungkin terjadi adalah bahwa setelah melakukan banyak hal-hal besar di Bumi, orang asing tersebut mengambil barang-barang mereka dan meninggalkan Bumi.Meninggalkan banyak bukti bahwa mereka pernah di sini.Apakah kita memilih untuk melihat kebenaran atau tidak terserah kita. Para arkeolog telah menemukan tengkorak yang cukup asing, monumen kuno atau bangunan bangunan kuno yang menyimpan misteri sampai hari ini,yaitu bahan bangunannya mengandung logam yang tidak berasal di Bumi, (di Cina ini ditemukan) mereka berbentuk bola dan dibuat dengan baik.
 Ada juga banyak kasus file UFO SANGAT dipercaya tidak fakable.Namun seperti yang saya katakan sebelumnya sampai NASA dan pemerintah mengatakan OUT LOUD, MEREKA ADA, kita sebagai manusia secara keseluruhan tidak akan benar-benar percaya pada UFO, Namun, jika Anda cerdas dan Anda dapat melihat masa lalu dan penjelasan cukup menggelikan tentang keajaiban kuno, maka Anda akan percaya UFO itu ada tanpa konfirmasi NASA.
Mereka hanya bisa menyembunyikan dari kita tentang keberadaan UFO,  dan aku tidak ingin masuk dalam pembahasan teori konspirasi mereka. Saya tidak punya buktinya.Gambar berikut dan tulisan yang ada menjadi bukti mutlak dalam pemikiran saya bahwa makhluk maju ada di sini di Bumi dalam Sejarah Kuno.Untuk berpikir bahwa kita adalah satu-satunya planet kedua diantara banyak miliaran planet lain di alam semesta dengan kehidupan cerdas di memang agak sombong dan sesat. What makes us so special? Apa yang membuat kita begitu istimewa?Kehidupan bisa saja terbentuk di tempat-tempat paling tidak ramah sekalipun seperti di dasar lautan di mana tak ada cahaya, dan dimana suhu sangat tidak bersahabat.Tidak ada keraguan bahwa ada kehidupan cerdas di luar sana.Suatu hari kita pasti akan bertemu dengan beberapa dari mereka.
ufos ada buktiDalam foto ini yang diambil oleh sahabat saya di Museum Kairo Anda dapat melihat bahwa presisi yang luar biasa dengan yang ini batu raksasa piramida dibangun.Untuk mengatakan bahwa itu adalah tepat adalah meremehkan.Ketika saya sedang berdiri di depan batu piramid ini aku berkata pada diriku sendiri bagaimana bisa orang primitif 5000 tahun yang lalu membuat ini. Mungkin anda sependapat dengan saya bahwa itu benar-benar mustahil. Kecuali mereka punya teknologi canggih ...Yang mereka lakukan tanpa diragukan lagi.Batu ini tentu saja berat 1-4 ton.Zaman sekarang saja,untuk memindahkan batu seberat itu harus memerlukan mobil derek besar.
foto alienIni adalah gambar yang diambil oleh sahabat saya di Mesir, yang menceritakan 2 gambar kepala yang memanjang kebelakang.Perut dari 2 orang atau 2 alien ini juga berbeda.Ini adalah sedikit jebakan, banyak gambar di Mesir menggambarkan apa positif menurut saya adalah makhluk asing asing dan banyak dari mereka memiliki perut lebih besar dari manusia yang sehat normal pasti, tetapi mereka bukan terkena obesitas. Tubuh mereka juga sering memiliki paha lebih besar dari ukuran normal jika dibandingkan dengan tubuh manusia normal. Gambar ini menunjukkan paha 2 alien muda yang proporsional. Pada gambar berikutnya Anda akan melihat bahwa mereka memiliki paha lebih besar dan jari lebih ramping.Fitur ini (jari panjang) sering ditampilkan dalam lukisan Mesir Kuno.

ancient egypt alien photos
Ini adalah foto Dewi Nefertiti yang tinggal di Mesir Kuno, perhatikan kepala Dewi ini. tengkorak kepalanya sangat panjang, ini berarti otaknya akan jauh lebih besar dari  otak manusia normal. Oleh karena itu membuatnya sangat cerdas.Sebenarnya ini adalah patung-nya,yang berada dalam museum di Mesir saat ini.Beberapa gambar gambar Mesir Kuno juga menggambarkan beberapa tuhan atau dewi-dewi dengan kepala memanjang sangat besar. Apakah ini kebetulan, mengapa bangsa Mesir Kuno membuat kepala mereka besar seperti di foto, ukiran, dan patung-patung, pasti ada hal yang memotivasi mereka untuk menggambarkan seperti itu terlepas  dari soal artistik, dan menurut saya tidak ada artistik yang menarik tentang kepala yang besar memanjang, jadi mengapa mereka melakukannya? Baca terus untuk mencari tahu mengapa!
 

  
alien
Ini adalah foto tengkorak yang ditemukan di Peru, perhatikan bagian belakang memanjang dari tengkorak. Ini adalah salah satu dari banyak tengkorak cacat  yang difoto di Museo Regional de Ica
Ini jelas bukan tengkorak manusia, sahabatsaya telah diberi berbagai penjelasan unlogical seperti mengapa tengkorak ini memiliki formasi ini.Beberapa seperti itu ditemukan di Peru dengan variasi kecil.Banyak artefak yang jelas asal Mesir juga ditemukan di Peru dating kembali ke zaman Mesir Kuno.Seharusnya kedua budaya dan negara tidak memiliki kontak hubungan karena begitu jauh satu sama lain pada zaman dahulu. Banyak hal yang aneh ditemukan di Peru, garis-garis Nazca, satu set hewan dan garis geometris terukir ke tanah yang memanjang beberapa mil.Ukiran garis-garis ini akan membutuhkan sebuah pemandangan dari atas untuk melakukannya dengan benar, namun mereka tidak seharusnya pesawat saat itu. So how did they do it?? Jadi, bagaimana mereka melakukannya? Tengkorak ini memberi kita ide yang bagus.Jika mereka memiliki otak cukup besar yang tersimpan di dalam tengkorak, tak diragukan lagi mereka jelas bisa menemukan cara untuk terbang di dalam pesawat terbang atau pesawat ruang angkasa.Sebuah foto tengkorak lain yang ditemukan di Peru di bawah.
.
ancient aliens
Gambar berikutnya adalah sebuah ukiran Mesir Kuno, perhatikan topi yang dikenakan oleh dua orang dewasa, mereka menutupi tengkorak kepala mereka yang besar?Perhatikan 2 bayi, satu di sebelah kiri memiliki tengkorak memanjang, begitu juga yang ke dua di sebelah kanan. Mungkinkah semua fakta ini hanya kebetulan? Tentu saja tidak?Kita jangan dengan mudahnya tertipu dengan menerima semua argumen bodoh untuk semua hal hal yang jelas aneh yang ada di seluruh dunia.di Mesir, Peru, Meksiko, Pulau Paskah, kita telah dijejali dengan semua omong kosong tentang asal-usul dari semua karya-karya yang luar biasa dan pembangunan monumen atau bangunan luar biasa tersebut
.Kita diberitahu di sekolah bahwa untuk membangun piramida di Mesir membutuhkan waktu selama 40 tahun dan tujuannya dibangun adalah untuk tempat menguburkan seorangFiraun. Ayo sekarang, kita yang mudah tertipu dan orang Mesir yang mudah tertipu? Tentu saja tidak, siapa yang akan mau menghabiskan kerja keras selama 40 tahun membangun piramida hanya untuk hal-hal mayat di dalamnya. Itu jelas suara yang tidak logis untuk sebuah budaya maju sebagai bangsa Mesir Kuno.Mereka menciptakan bahasa mereka sendiri untuk tuhan, apakah kita berpikir mereka cukup bodoh untuk menghabiskan 40 tahun berkeringat nyali mereka keluar hanya untuk mengubur 1 tubuh. Itu adalah hal terbodoh,kita telah dijejali dengan Egyptologists to-date. Di Meksiko ada kelompok piramida termasuk piramida Matahari yang dikenal oleh orang-orang di Meksiko dengan legenda sebagai "Tempat dimana para dewa turun ke bumi." Dalam bukti semua ini yang mungkin berarti dimana para alien mendaratkan pesawatnya pada puncak piramida sebelum mereka menyentuh bumi ...  Pikirkan tentang hal ini, piramida adalah monumen batu besar di Meksiko dengan langkah menuruni sisi. Apa tidak lebih baik bagi mereka untuk langsung melangkah ke tanah daripada melangkah menuruni sisi piramida untuk turun ke tanah. Itulah alasan yang paling logis untuk semua konstruksi bangunan.Dan kita berpikir bahwa orang-orang primitif bisa membangun sesuatu yang begitu luar biasa baik, semua tidak masuk dalam logika.
alien angkasaBerikut adalah semua tengkorak yang ditemukan yang memanjang ke belakang. Semua katalog dan tengkorak asli, semuanya bersama-sama di museum.









Jumat, 28 Januari 2011

UFO atau Piring Terbang Aliens kah yang ada tertulis dalam Bible (Yehezkiel)..?

Ada banyak orang yang percaya pada teori astronot kuno atau dikenal sebagai Paleocontact yang menyatakan bahwa astronot dari planet yang jauh telah mengunjungi Bumi di masa lalu dan memiliki pengaruh pada perkembangan kebudayaan manusia. Banyak teori ini didasarkan pada tulisan-tulisan dalam teks-teks agama serta penemuan-penemuan arkeologi yang disebut sebagai 'out-of- place"  artefak dan karya seni yang tidak konsisten dengan budaya mereka yang terkait dengan Kitab Suci Bible.  
Petunjuk ini juga ada pada Kitab Yehezkiel dalam Perjanjian Lama. Yehezkiel, seorang nabi Yahudi yang hidup pada abad ke-6 SM diasingkan ke Sumeria dekat Babel kira-kira sekitar tahun 592 SM,Yehezkiel menggambarkan yang mungkin salah satu catatan tertua artefak UFO.

Kita tahu Yehezkiel adalah seorang nabi yang bereputasi besar. Setelah membaca salinan dari Kitab Yehezkiel dan memiliki membaca bab 1. Apakah ini ramblings dari pria yang dimilikinya atau berhalusinasi? Ataukah peristiwa nyata, kunjungan yang sesungguhnya dengan Tuhan sang Pencipta? Atau mungkinkah pengunjung dari planet lain?


Selama beberapa tahun terakhir ini saya selalu bertanya-tanya apakah kitab Yehezkiel berbicara tentang alien dan piring terbang.
Tulisan dalam surat Yehezkiel di Bible adalah di bawah ini:

"... Dalam Yehezkiel. itu menyebutkan apa yang saya yakini sebagai pesawat ruang angkasa alien.. Ia menyebutkan roda - roda yang berjalan ke segala arah dan juga menyebutkan roh dalam roda ini yang memungkinkan mereka berjalan (pilot). Saya percaya mereka adalah alien atau sesuatu yang bukan dari dunia ini. Apa menurut Anda dan yakini tentang mereka? saya berpikir bahwa Yehezkiel telah menguraikan dan menjelaskan tentang apa yang dilihatnya dengan bahasa primitif yang terbatas, dia memberikan deskripsi yang cukup baik menggambarkan tentang piring terbang sedetail yang dia bisa sebagaimana tingkat intelektual orang pada zaman itu. Saya pikir roda piring terbang dan mata pada roda adalah lampu "
 
Pada pasal 1 ayat 4-5 (lihat Alkitab): “Lalu aku melihat sungguh
angin badai bertiup dari utara dan membawa segumpal awan yang besar
dengan api yang berkilat-kilat dan awan itu dikelilingi dengan
sinar; di dalam; di tengah-tengah api itu kelihatan seperti suasana
mengkilat. Dan di tengah-tengah itu juga ada yang menyerupai empat
makhluk hidup.”
 
.
Spaceships of Ezekiel
                                                      






















Yehezkiel -1:24

1:1Pada tahun ketiga puluh, dalam bulan yang keempat, pada tanggal lima bulan itu, ketika aku bersama-sama dengan para buangan berada di tepi sungai Kebar, terbukalah langit dan aku melihat penglihatan-penglihatan tentang Allah.
1:2Pada tanggal lima bulan itu, yaitu tahun kelima sesudah raja Yoyakhin dibuang,
1:3datanglah firman TUHAN kepada imam Yehezkiel, anak Busi, di negeri orang Kasdim di tepi sungai Kebar, dan di sana kekuasaan TUHAN meliputi dia.
1:4Lalu aku melihat, sungguh, angin badai bertiup dari utara, dan membawa segumpal awan yang besar dengan api yang berkilat-kilat dan awan itu dikelilingi oleh sinar; di dalam, di tengah-tengah api itu kelihatan seperti suasa mengkilat.
1:5Dan di tengah-tengah itu juga ada yang menyerupai empat makhluk hidup dan beginilah kelihatannya mereka: mereka menyerupai manusia,
1:6tetapi masing-masing mempunyai empat muka dan pada masing-masing ada pula empat sayap.
1:7Kaki mereka adalah lurus dan telapak kaki mereka seperti kuku anak lembu; kaki-kaki ini mengkilap seperti tembaga yang baru digosok.
1:8Pada keempat sisi mereka di bawah sayap-sayapnya tampak tangan manusia. Mengenai muka dan sayap mereka berempat adalah begini:
1:9mereka saling menyentuh dengan sayapnya; mereka tidak berbalik kalau berjalan, masing-masing berjalan lurus ke depan.
1:10Muka mereka kelihatan begini: Keempatnya mempunyai muka manusia di depan, muka singa di sebelah kanan, muka lembu di sebelah kiri, dan muka rajawali di belakang.
1:11Sayap-sayap mereka dikembangkan ke atas; mereka saling menyentuh dengan sepasang sayapnya dan sepasang sayap yang lain menutupi badan mereka.
1:12Masing-masing berjalan lurus ke depan; ke arah mana roh itu hendak pergi, ke sanalah mereka pergi, mereka tidak berbalik kalau berjalan.
1:13Di tengah makhluk-makhluk hidup itu kelihatan seperti bara api yang menyala, seperti suluh, yang bergerak kian ke mari di antara makhluk-makhluk hidup itu, dan api itu bersinar sedang dari api itu kilat sabung-menyabung.
1:14Makhluk-makhluk hidup itu terbang ke sana ke mari seperti kilat.
1:15Aku melihat, sungguh, di atas tanah di samping masing-masing dari keempat makhluk-makhluk hidup itu ada sebuah roda.
1:16Rupa roda-roda itu seperti kilauan permata pirus dan keempatnya adalah serupa; buatannya seolah-olah roda yang satu di tengah-tengah yang lain.
1:17Kalau mereka berjalan mereka dapat menuju keempat jurusan; mereka tidak berbalik kalau berjalan.
1:18Mereka mempunyai lingkar dan aku melihat, bahwa sekeliling lingkar yang empat itu penuh dengan mata.
1:19Kalau makhluk-makhluk hidup itu berjalan, roda-roda itu juga berjalan di samping mereka; dan kalau makhluk-makhluk hidup itu terangkat dari atas tanah, roda-roda itu turut terangkat.
1:20Ke arah mana roh itu hendak pergi, ke sanalah mereka pergi, dan roda-rodanya sama-sama terangkat dengan mereka, sebab roh makhluk-makhluk hidup itu berada di dalam roda-rodanya.
1:21Kalau makhluk-makhluk hidup itu berjalan, roda-roda itu berjalan; kalau mereka berhenti, roda-roda itu berhenti; dan kalau mereka terangkat dari tanah, roda-roda itu sama-sama terangkat dengan mereka; sebab roh makhluk-makhluk hidup itu berada di dalam roda-rodanya.
1:22Di atas kepala makhluk-makhluk hidup itu ada yang menyerupai cakrawala, yang kelihatan seperti hablur es yang mendahsyatkan, terbentang di atas kepala mereka.
1:23Dan di bawah cakrawala itu sayap mereka dikembangkan lurus, yang satu menyinggung yang lain; dan masing-masing mempunyai sepasang sayap yang menutupi badan mereka.
1:24Kalau mereka berjalan, aku mendengar suara sayapnya seperti suara air terjun yang menderu, seperti suara Yang Mahakuasa, seperti keributan laskar yang besar; kalau mereka berhenti, sayapnya dibiarkan terkulai.

Ayat-ayat di atas berbicara tentang makhluk luar biasa yang Yehezkiel melihat Ini bukan gambaran UFO tetapi suatu malaikat.
 Ayat 24 menggunakan kata "Yang Mahakuasa" yang merupakan jenis malaikat yang dibicarakan berkali-kali dalam Alkitab (Gen 2:1, Gen 32:2, Keluaran 12:41, Deut 4:19 dan puluhan orang lain).
Ayat 4 menjelaskan makhluk tersebut keluar dari dalam angin badai yang signifikan, seperti Tuhan digambarkan berbicara dari dalam angin badai dalam Ayub 38:1.Dia juga membawa Elia ke sorga dalam angin badai dalam 2 Raja-raja 2:1, 2:11
 Roda diterjemahkan dari bahasa Ibrani apw (owphan transliterasi '). Ia berasal dari akar kata yang tidak berarti berputar.
Ayat 5 mengatakan bahwa 4 makhluk yang memiliki "rupa seorang pria". Malaikat sering digambarkan memiliki penampilan dengan wujud manusia  dengan wajah laki-laki.
Ayat 20 mengatakan makhluk itu adalah roh.Kitab Ibrani bahkan mengatakan banyak dari kita yang menghibur malaikat tanpa menyadarinya.kata "Orang" dalam ayat 5 dalam bahasa Ibrani "ed", dari (0119) adam transliterasi '. Which means Man, and human being. Yang berarti manusia, dan manusia.
Ibrani 13:2 (KJV)
 "Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat".
 
Bagaimana mungkin kita bisa menyadari bahwa kita telah berinteraksi dengan malaikat,sebab mereka tampak seperti kita, dan bisa disamakan dengan orang biasa?Alien tidak pernah sulit untuk menyamar menjadi manusia. Mereka juga tidak memiliki 4 wajah sebagai makhluk yang dikatakan memiliki dalam ayat 6.Tentu saja tidak semua malaikat memiliki 4 wajah. Wajah-wajah seperti  manusia, singa, lembu dan elang (ayat 10).Makhluk-makhluk ini juga memiliki 4 sayap... malaikat digambarkan memiliki empat sayap. Alien tidak punya sayap, apalagi empat. Dua sayap menutupi tubuh (ayat 11).

Makhluk dalam Yehezkiel adalah makhluk yang sama dengan makhluk dalam Wahyu.Ini berbicara tentang makhluk (malaikat?) Dengan 6 sayap.

Wahyu 4:08 (KJV) 
"Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."

Yehezkiel 10:05 (KJV) berbicara tentang kerub yang muncul di langit..” Ia mengatakan bahwa "... suara sayap kerub 'terdengar bahkan sampai ke pelataran luar, seperti suara Tuhan Yang Maha Esa ketika Dia berfirman."

Bagian ini memberi kita wawasan yang lebih tentang sayap makhluk ini. Sayap tidak hanya sekedar membuat suara, tapi saking begitu kerasnya sehingga dibandingkan dengan suara Tuhan.Tidak ada penampakan UFO yang saya tahu, hanya digambarkan memiliki kekuatan membuat suara sekeras apapun.Sebaliknya, mereka dikatakan dapat mempercepat dan memperlambat sesuatu tanpa membuat suara..Orang-orang percaya tampaknya tidak mampu menjelaskan bagaimana UFO mampu menghilangkan dan membuat sonic boom.  
Telapak kaki digambarkan seperti kaki sapi (ayat 7).
Yehezkiel tidak menggambarkan pesawat ruang angkasa dalam bentuk apapun. Dia pernah berbicara tentang kapal (perahu) dalam Yehezkiel 27:5, dan akan menggunakan kata yang menunjukkan bahwa kalau itu adalah semacam kendaraan. Bukan, kata-Nya dan bahasa bukunya mengungkapkan bahwa itu bukan. Baik konteks dan bahasa Yehezkiel semakin memperjelas bahwa itu adalah makhluk malaikat.
 Catatan kaki berikut dari "Studi Pembela Alkitab". Catatan kaki yang ditulis oleh Dr Henry Morris, dan memberikan bukti kuat bahwa makhluk hidup itu adalah makhluk malaikat, bukan piring terbang seperti yang diklaim beberapa orang.
makhluk hidup. makhluk hidup ini kemudian diidentifikasi sebagai malaikat, atau kerub (Yehezkiel 9:3; 10:15), yang disebutkan pertama semua sebagai makhluk malaikat perkasa yang ditempatkan oleh Allah di pintu gerbang taman Eden sebagai penjaga setelah pengusiran Adam dan Hawa. Mereka tampaknya selalu berhubungan dengan kehadiran Allah..Dua gambar kerub itu dibuat untuk menutupi tutup pendamaian pada tabut perjanjian di mana Tuhan akan bertemu dengan Musa (Keluaran 25:18).
1:10 wajah manusia. Untuk keempat wajah dari kerubim, membandingkan gambaran yang sama dari empat "binatang" dari Wahyu 4:7, menunjukkan yang terakhir adalah makhluk yang sama seperti ini. Ini juga mungkin signifikan bahwa empat "wajah" (manusia, singa, lembu, rajawali) sesuai untuk empat perintah tertinggi kehidupan di bumi (manusia, binatang [singa,lembu] di darat dan ternak unggas [rajawali] di udara) dan juga penggambaran empat kali citra Pencipta mereka dalam Injil (sebagai manusia sempurna dalam Lukas; raja-sebagai singa-dalam Matius; hamba-seperti lembu-dalam Markus, dan Cod-di langit, seperti elang-dalam Yohanes).
1:20 roda. Sebuah interpretasi modern aneh dari para peneliti tentang kerub,mereka telah mengidentifikasi sebagai piring terbang, atau pesawat alien dari beberapa jenis. Kerub itu,bagaimanapun, adalah roh hidup, selalu berhubungan langsung dengan kehadiran Pencipta langit dan bumi, mereka malaikat perkasa, mungkin yang tertinggi dari hirarki malaikat.
1:22 cakrawala "Cakrawala" (Ibrani raqia) didefinisikan oleh Allah sebagai "surga" (Kejadian 1:8), kata dasarnya berarti "hamparan," meskipun beberapa kritikus telah mencoba untuk berpendapat bahwa ia menyiratkan batas "kekuasaan" dari beberapa jenis.Dalam terminologi ilmiah modern, itu bisa diterjemahkan hanya "ruang." Jadi ada tiga "firmaments" atau "langit" disebutkan dalam Alkitab, ruang atmosfer (Kejadian 1:20), ruang bintang (Kejadian 1:17), dan surga ketiga (II Korintus 12:2), di mana takhta Allah. Ini surga ketiga adalah cakrawala khusus dari bagian ini.


Tetapi ada tulisan dalam kitab Yehezkiel 40:1-4 yang membuat saya yakin bahwa nabi Yehezkiel pernah dibawa terbang oleh pesawat ruang angkasa.

Diterangkan dalam Bible bahwa nabi Yehezkiel dibawa oleh
pesawat ruang angkasa itu kesuatu tempat, dengan keterangan: “Dalam
tahun keduapuluh lima sesudah pembuangan kami, yaitu pada permulaan
tahun, pada tanggal sepuluh bulan itu, dalam tahun keempat belas
sesudah kota itu ditaklukkan, pada hari itu juga kekuasaan Tuhan
meliputi aku (Yehezkiel) dan dibawaNya aku dalam penglihatan-
penglihatan Illahi ke tanah Israel dan menempatkan aku di atas
sebuah gunung yang tinggi sekali. Di atas itu dihadapanku ada yang
menyerupai bentuk kota. Kesanalah aku dibawanya. Dan lihat, ada
orang yang kelihatan seperti tembaga dan ditangannya ada tali lenan
beserta tongkat pengukur; dan ia berdiri di pintu gerbang. Orang itu
berbicara kepadaku:”Hai anak manusia, lihatlah dengan teliti dan
dengarlah dengan sungguh-sungguh dan perhatikanlah baik-baik segala
sesuatu yang akan kuperlihatkan kepadamu, karena untuk itulah kau
dibawa kemari supaya aku memperlihatkan semua itu
kepadamu..”(Yehezkiel 40:1-4)”


Pada kitab Yehezkiel itu, nabi Yehezkiel menjelaskan dengan cermat sekali bentuk pesawat ruang angkasa itu, sehingga seorang ahli tekhnik NASA (National Aeronautics and Space administration) yang bernama Josef F. Blumrich berhasil dalam merekonstruksikan pesawat ruang angkasa yang diterangkan oleh nabi Yehezkiel dengan petunjuk
apa adanya.

A UFO as imagined in late Josef Blumrich’s 1973 book The Spaceships of Ezekiel (Bantam. ISBN 0553083783). Unaware that Ezekiel had described God enthroned, Blumrich, a NASA rocket engineer, reinterpreted Ezekial’s description as a UFO. Blumrich worked on the Saturn 5 rocket, the Lunar Lander and on Skylab.

 Jadi, menurut pendapat saya bisa saja makhluk aliens (makhluk Allah) dari planet lain tersebut adalah yang kita sebut malaikat selama ini, dan beberapa agama lain meyebutnya dewa.
Malaikat adalah pesuruh Sang Pemerintah sekaligus Pemilik alam semesta ini yaitu Allah. Dalam beberapa agama disebutkan malaikat adalah makhluk yang tidak mempunyai nafsu ( segala sesuatu yang bisa mengakibatkan kerusakan segala unsur alam semesta baik secara mikrokosmos ataupun makrokosmos). Masuk akal, karena mereka sudah mengerti tata cara kehidupan tingkat tinggi dengan intelegensi dan tekhnologi tinggi jauh di atas intelegensi dan tekhnlogi manusia.Tidak seperti kita manusia (makhluk Allah yang hidup di bumi) masih saja selalu mengikuti nafsu yang tanpa disadari mengakibatkan kerusakan (kehancuran) secara mikro(kecil, untuk diri sendiri) maupun makro (global, melingkup kehidupan orang banyak).Mereka adalah makhluk yang patuh pada Pemerintah alam semesta dengan tujuan untuk mengharmoniskan hubungan antar makhluk di seluruh alam semesta,Mungkin saja mereka itu yang kita sebut malaikat.
Tetapi tidak semua makhluk aliens (makhluk dari planet lain) tersebut patuh pada Pemerintah alam semesta ini.Mereka itu lah mungkin yang di sebut Iblis (Dajjal).Mereka suka menginvasi dunia - dunia lain (planet-planet lain) terutama bumi, dengan secara terang-terangan (nyata) ataupun secara kejiwaan (rohani).Pekerjaan menyesatkan mereka telah dimulai sejak zaman dahulu, sejak zaman Adam dan Hawa dengan tipu muslihat menggoda Adam dan Hawa untuk memakan buah dari pohon Kehidupan yang ada di tengah-tengah taman Eden (Firdaus).


  Di Jepang telah terlihat "UFO" 3.000 tahun sebelum masehi.





  Bahkan ada foto "UFO" dipahat pada batu.